PIRU- Kegiatan Seleksi Kompetisi Sains Madrasah ( KSM) yang dilaksanakan Sabtu (12/5) di Desa Waimital  lalu dalam perkembangannya telah melewati  tahapan seleksi sampai dengan pengumuman hasil. Sebanyak 27 dari 43 peserta seleksi KSM Tingkat Kabupaten Seram Bagian Barat lolos ke Tingkat Provinsi.

KSM) adalah sebuah ajang berkompetisi dalam bidang sains yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia. Adapun jenjang dan bidang studi yang dilombakan , untuk Madrasah Ibtidaiyah (MI) : bidang studi matematika terintegrasi dan IPA;  untuk Madrasah Tsanawiyah (MTS) : bidang studi matematika terintegrasi, IPA tepadu dan bidang studi IPS terpadu; serta untuk Madrasah Aliyah (MA) : bidang studi matematika terintegrasi, bidang studi biologi, fisika, kimia, ekonomi, dan bidang studi geografi.

Dalam wawancara terpisah media ini bersama Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten SBB, Lafata, S,Ag yang ditemui di kantornya menjelaskan, tujuan KSM sendiri untuk meningkatkan kecerdasan, mental secara akal dan spiritual.

Untuk pelaksanaan seleksi tingkat Provinsi belum dapat dipastikan, pihaknya masih menunggu surat dari Kementerian Agama Provinsi terkait jadwalnya.

Lebih lanjut Lafata menjelaskan, target kementerian Agama Kabupaten Seram bagian Barat kepada peserta yang lolos ke  seleksi provinsi  bisa menjadi juara Provinsi dan mewakili ke tingkat Nasional, selain itu Ia berkeinginan untuk siswa siswi yang dikirim dapat bersaing dan membawa nama baik Kabupaten.

Harapannya “ketika siswa-siswi memperolah minimal juara atau kembali bisa dapat mengaplikasikan ilmu yang didapat kepada masyarakat terkhusus untuk siswa-siswi di lingkungan sekolah masing-masing” Tuturnya.

Menurutnya Kementerian Agama sudah tidak seperti dulu, Kementerian Agama malakukan perubahan  dari semua segi,  metode pembelajaranya sudah setara dengan sekolah umum sehingga ada beberapa siswa-siswi dapat bersaing ke taraf internasional serta dari segi  penganggaran kementerian agama mengalokasikan anggaran sebesar 80%  dari seluruh anggaran untuk pendidikan, sisanya 20% untuk urusan agama dan lain-lain.

“Perkembangan pendidikan sangat signifikan peningkatannya, baik itu dari bangunan fisik, non fisik termasuk kualitas SDM, rata-rata di setiap sekolah ada pengajar S2 dan S3”, ujarnya.

Terakhir beliau menginginkan siswa-siswi yang dikirim dapat menjadi juara sampai ke tingkat Nasional. Lebih lanjut, beliau menjelaskan “apabila nanti ada yang lolos sampai ke tingkat nasional, ini akan menjadi motivasi buat siswa lain untuk lebih giat dan bersemangat untuk belajar”.

Reporter : Mas Cris

LEAVE A REPLY