Piru: Asisten Bidang Administrasi Umum dan Kepegawaian Setda Kabupaten SBB mewakili Bupati Seram Bagian Barat menghadiri perayaan HUT Ikatan Bidan Indonesia (IBI) ke 68 Tahun Cabang Seram Bagian Barat di gedung Hatutelu Kota Piru.

Turut hadir pada kegiatan tersebut Kepala Dinas Kesehatan Kab. SBB dr. Yohanis Tappang, Perwakilan Kodim Persiapan SBB Pasten Kapten Inf Subardi, Sekretaris TPPKK Kabupaten SBB S.Selanno, Pdt. Ny RM. Haliwela, Danki  Kompi 2 Den B Pelopor SBB, IPTU. Supriyadi Wawo, S.Sos, dan Camat Seram Barat Roni Salenussa SPi, MPA.
Dalam sambutan Bupati yang dibacakan Asisten III mengatakan menapaki perjalanan selama 68 tahun bagi sebuah organisasi yang bertugas menyelesaikan begitu banyak tantangan apakah itu suka dengan duka,  tantangan yang datang baik dari dalam maupun dari luar tetapi kita tetap bersyukur sebab betapapun beratnya tantangan tetapi para bidan mampu menyelesaikannya. Bahkan bisa sampai pada  Hut yang ke 68 tahun 2019 ini.

“Hari ini kita harus memberikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tinggi kepada IBI maupun kepada para bidan. Bidan dapat kita akui sebagai tenaga profesional di bidang kesehatan yang bertanggung jawab dan akuntabel dan bekerja sebagai Mitra perempuan untuk memberikan dukungan asuhan dan nasihat demi keselamatan ibu dan anak ”Ucap Assiten III.
Katanya pula, membangun manusia bukan hanya membangun raganya, tetapi juga jiwanya, salah satu aspek yang ikut dibangun dalam pembangunan bangsa adalah pembangunan kesehatan.  Untuk mencapai tujuan peningkatan kesehatan baik atas dasar sistem karir dan sistem Prestasi Kerja.

Untuk itu., kita sadari bersama semuanya itu harus didukung dengan sumber daya manusia berkualitas untuk mencapai kemudahan di era yang penuh persaingan ini.  Salah satu jembatan yang  menghubungkan jurang pemisah antara kemajuan dan keterbukaan. Pendidikan merupakan kekuatan besar yang mampu memposisikan seseorang pada tingkat keberhasilan yang luar biasa dalam persaingan derasnya arus perubahan Global dengan berbagai peluang dan tantangan yang menyertainya dalam berbagai konteks.
Maka melalui momentum ini , IBI harus lebih giat lagi dalam menyukseskan pembangunan yaitu menggalang persatuan dan persekutuan antara sesama bidan serta kaum wanita di seluruh Indonesia  dalam rangka memperkokoh persatuan bangsa,  membina pengetahuan dan persekutuan di dalam kebidanan, Kemakmuran Keluarga, membantu pemerintah dalam pembangunan nasional, meningkatkan martabat masyarakat, dan meningkatkan martabat dan kedudukan bidan di dalam masyarakat.

Dengan landasan arah dan tujuan tersebut maka diharapkan IBI terus berkembang dengan hasil hasil perjuangannya yang semakin nyata dan dapat diterima manfaatnya bagi masyarakat atau pemerintah. Di samping itu sinergitas dan kekompakan yang telah terbangun selama ini guna bersama-sama mengembangkan pembangunan bangsa dan daerah yang semakin baik untuk menjawab tantangan kita bersama yaitu untuk kase bae SBB, harus tetap kita jaga dan pelihara.

LEAVE A REPLY