Piru – 7 hari sudah almarhum Drs H. Muhammad Yasin Payapo, M.Pd meninggal dunia setelah mengalami sakit. Duka masih dirasakan oleh segenap masyarakat Kabupaten Seram Bagian Barat. Kepergian almarhum adalah kepahitan dan kedukacitaan yang mendalam bagi kita semua, ketika kebersamaan dan keceriaan telah berakhir namun semua masih merindukannya untuk terus bersama.

Untuk mengenang almarhum, Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Barat menggelar acara Tahlilan hari ke – 7 dan doa bersama yang dilaksanakan di aula lantai 3 kantor Bupati SBB pada Minggu, 8 Agustus 2021. Hadir pada acara dimaksud, Plh Bupati SBB, Sekretaris Daerah Kab SBB, Ketua dan Wakil Ketua serta anggota DPRD Kab SBB, Forkopimda Kab SBB, para tokoh agama, organisasi kepemudaan, para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah, para camat dan undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Plh Bupati Seram Bagian Barat, Timotius Akerina, SE, MSi menyampaikan selaku pimpinan di daerah dan seluruh warga masyarakat Kabupaten Seram Bagian Barat benar-benar merasakan kehilangan. “Semoga amal ibadah almarhum, yang hari ini kita semua doakan melalui kegiatan tahlilan dan khataman qur’an yang telah berlangsung di beberapa mesjid dalam wilayah Kabupaten Seram Bagian Barat, diterima oleh Allah SWT dan dilapangkan jalan menuju surga baginya.”

Masih dalam sambutannya, Akerina mengucapkan banyak terima kasih atas jasa almarhum yang semasa hidupnya sudah berbuat banyak dan berkarya untuk daerah ini, serta telah melaksanakan tugas dan amanat rakyatnya, dan juga telah menjabat selaku Bupati Seram Bagian Barat kurang lebih empat tahun dua bulan.

Sebelum mengakhiri sambutannya, Akerina atas nama pribadi dan keluarga menghaturkan permohonan maaf sebesar-besarnya oleh karena kondisi yang ada, maka pada saat pemakaman jenazah berlangsung sebagian dari kami, warga masyarakat dan pemerintah kabupaten Seram Bagian Barat, tidak dapat menghadiri dan melangsungkan acara pelepasan kedinasan dan penghormatan terakhir pada jenazah almarhum Drs H. Muhammad Yasin Payapo, M.Pd selaku Bupati Seram Bagian Barat. Dan kepada pihak keluarga dan semua komponen masyarakat yang sudah turut bersama-sama dalam melangsungkan prosesi pemakaman terhadap almarhum, atas nama Pemerintah Daerah dan masyarakat, disampaikan terima kasih.

Acara Tahlilan dan doa bersama berlangsung khusyuk dan khidmat dipandu oleh Bapak Modim Said Suneth dan Bapak Modim Wahab Lisaholith dari Desa Luhu, tempat asal almarhum.

 

LEAVE A REPLY