PIRU. Aparatur Sipil Negara (ASN) di Lingkup Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Barat bersama aparatur lembaga vertikal, TNI, POLRI dan Kementrian lakukan kerja bakti masal di Kota Piru dan sekitarnya pagi tadi.

Kegiatan tersebut dimaksudkan agar kota dapat dibersihkan dari sampah, taman-taman yang sudah ada bisa ditata lebih bagus lagi agar kota terlihat bersih dan asri. Hal tersebut dikatakan oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kab. SBB, Leverne A. Tuasuun, SP, MSi dalam wawancara terpisah bersama salah satu reporter Dinas Komunikasi dan Informatika Kab. SBB di Kantor Dinas Lingkungan Hidup, Jl. Neniari, Piru.

Lebih lanjut beliau menjelaskan, dampak dari pelaksanaan kerja bakti ini agar Kota jadi bersih, indah, penduduk lebih nyaman dalam beraktifitas. Jika kota sudah bersih pastinya dapat memperkecil penularan penyakit menular sehingga penduduk bisa lebih sehat, udara lebih bersih dan pemandangan lebih indah. Diharapkan kepada ASN itu sendiri agar dapat menjadi contoh kepada masyarakat. Budaya bersih harus diterapkan di lingkup pemerintah terlebih dahulu dengan harapan agar dapat diikuti oleh masyarakat.

Kerja bakti masal ini merupakan program pemerintah yang akan dilakukan secara rutin setiap jumat  tiga bulan kedepan dan diikuti oleh lembaga vertical di SBB dan seluruh warga kota.  Selama tiga bulan merupakan uji coba dan akan dievaluasi kembali, sebagai langkah awal penerapan Program Jumat Bersih yang kemudian akan diteruskan hingga tingkat kecamatan dan desa. Dalam perencanaan kedepan, program Jumat Bersih ini akan dirancang sedemikian rupa melalui pemberian hadiah-hadiah dan perlombaan hingga merangsang masyarakat untuk lebih giat lagi membersihkan dan menjaga kebersihan lingkungan, kata Kepala Dinas dengan penuh semangat.

Dikatakan, salah satu tugas pokok Dinas Lingkungan Hidup adalah menyangkut aspek kebersihan, Program terkait Kebersihan Lingkungan yang dilaksanakan tidak terbatas pada waktu-waktu tertentu, namun berjalan secara simultan dan terus menerus sepanjang eksistensi dinas ini ada.

(Reporter : Eka Darmawan Abdulrahman dan Arga Syahputra, Dinas Kominfo SBB )

LEAVE A REPLY