PIRU-Menjelang Lebaran Idul Fitri 1439 H, pegawai Dinas Perhubungan Kabupaten Seram Bagian Barat diterjunkan di beberapa titik guna mengamankan arus mudik.

Pengamanan tersebut merupakan operasi gabungan antara Dishub, Polres SBB, Dinkes, serta Satpol PP, khusus untuk Dishub SBB akan ditempatkan di terminal-terminal, seperti terminal piru. Serta beberapan pelabuhan penyeberangan seperti Pelabuhan Waipirit, Hunimua, Wailey, Lastetu, Pelita Jaya, Masika, Serta Pelabuhan Luhu. Demikian dikatakan oleh Kabid. Perhubungan Darat Dinas Perhubungan SBB Nikolas S. Anakotta, ST.

Lebih lanjut Ia mengatakan, arus mudik disetiap daerah dipastikan meningkat, sehingga dapat menimbulkan pula bahaya kecelakan di daerah tersebut, tak terkecuali bagi transportasi darat yang sebagian besar daerah SBB struktur jalan masih kurang bagus.

Sehingga Pemeriksaan terhadap kelayakan kendaraan angkutan darat seperti, Ban, Lampu, klakson sangat penting sebelum kendaraan dinyatakan layak jalan. Selain itu tentang indikator pelayanan, fasilitas penunjang serta kelayakan ferry penyebrangan tidak luput dari pemeriksaan.

“Dishub mempunyai tugas untuk mengecek kelayakan kendaraan darat maupun di laut sebelum mengangkut penumpang, apabila terdapat kendaraan yang tidak layak kami tidak segan-segan untuk menghentikan operasi kendaraan tersebut”, tandas Nikolas.

Ia juga menyampaikan, pengamanan arus mudik akan diberlakukan dari H-7 Lebaran sampai dengan H+6 lebaran.

“Semoga personil yang ditugaskan dapat bekerja dengan baik, sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan, serta masyarakat juga dapat berpartisipasi saling membantu agar mudik lebaran berjalan dengan baik”, tambahnya.

Harapannya Dengan semua hal yang dilakukan tersebut diharapkan saat arus mudik lebaran idul fitri 1439 H dapat berjalan lancar, dan yang utama adalah keselamatan buat pemudik nantinya.

Adapun tujuan operasi gabungan ini adalah untuk menjaga keamanan dan ketertiban, memperlancar arus mudik, serta mencegah aksi terorisme di SBB, pungkasnya.

LEAVE A REPLY