Piru – Sebanyak 5.669 Pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah(UMKM) di Kabupaten Seram Bagian Barat(SBB), terferivikasi akan menerima Bantuan Presiden (Banpres) dari Kementerian Koperasi dan UMKM RI di tahun 2020.
Hal itu disampaikan anggota DPRD Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), Melkisedek Tuhehay S.Sos. kepada media ini lewat teleponselulernya, Rabu lalu.
Menurutnya, melalui Banpres yang adalah Program Pemerintah, dalam rangka peningkatan ekonomi masyarakat, khususnya dibidang usaha mikro kecil dan menengah tersebut, kemudian direspon oleh Pemda SBB melalui Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM), sehingga berhasil mengusulkan banyak pelaku usaha kecil untuk mendapatkan bantuan dari Pemerintah Pusat itu.
Karena itu Tuhehay mengungkapkan, dirinya selaku wakil rakyat memberikan apresiasi kepada pejabat Dinas Koperasi dan UKM SBB, Nawir Manuputty yang telah merespon dan mengimplemrntasi program Nasional untuk kepentingan Bangsa dan Negara di Kabupaten SBB.
Aleg dari fraksi PDIP ini juga, mendesak Bupati SBB, Drs Moh Yasin Payapo M Pd untuk mendefitifkan pejabat Dinas Koperasi dan UKM SBB ini, sebagai Kepala Dinas Koperasi, karena soal komitmen, cara kerja dan cara merespon program Pempus sangat tepat .
“Mudah- mudahan Dinas Koperasi dan UKM SBB, menjadi role model bagi seluruh OPD di Kabupaten SBB, karena kinerja dan keberpihakannya kepada Masyarakat, dimana ada 5.669 pelaku usaha mendapatkan Bantuan Banpres , ini jumlah yang sangat signifikan, dimana nominal yang diterima sebanyak Rp 2.400.000 untuk setiap pelaku usaha.” ungkapnya.

LEAVE A REPLY