PIRU. Anggota III BPK RI, Achsanul Qosasih, Anggota IV BPK RI, DR. Harry Azhar Aziz, Audithor Utama Keuangan Negara III, DR. Blucer Wellington Radjaguguk, serta Kepala Perwakilan BPK RI di Maluku, Ade Irawan Ruswana mengunjungi Kabupaten Seram Bagian Barat pagi tadi. Kunjungan Kerja dalam rangka Sosialisasi Pengelolaan Dana Desa dan Alokasi Dana Desa itu dilakukan sebagai bentuk perhatian BPK RI terhadap penggunaan Dana Desa di Kab. SBB.

DR. Harry Azhar Azis mengatakan dalam arahannya, manfaat Dana Desa sudah mulai terasa, 70% alokasi Dana Desa sudah digunakan dengan baik untuk infrastruktur desa dan 30% untuk pemberdayaan. oleh karena itu sosialisasi ini dilaksanakan agar mencegah terjadinya penyalahgunaan dana. Apabila Dana Desa digunakan secara baik maka BPK RI akan merekomendasikan untuk meningkatkan Dana Desa.

BPK RI melalui pemeriksaan kinerja akan memastikan bahwa Dana Desa yang disalurkan akan  efektif dalam menunjang pembangunan desa maupun kawasan pedesaan baik pembangunan infrastruktur sarana dan prasarana maupun secara pemberdayaan yang dilakukan oleh pemerintah desa. BPK harus memastikan dampak dari Dana Desa yang disalurkan terhadap perekonomian dan kesejahteraan masyarakat desa

Dikatakan oleh Anggota III BPK RI, Achsanul Qosasih, dari seluruh kabupaten/kota di Maluku, Kab. SBB mendapat kehormatan sebagai lokasi pelaksanaan Sosialisasi Pengelolaan Dana Desa dan Alokasi Dana Desa karena berdasarkan hasil pemeriksaan laporan pertanggungjawaban dinilai cukup memadai sehingga tidak ada masalah dalam tahapan pencairan Dana Desa berikutnya. Namun belum diperiksa apakah penggunaannya sudah sesuai atau belum.

BPK RI akan melakukan pemeriksaan pada trimester kedua. Pemeriksaan Alokasi dana Desa dilakukan untuk membantu desa terhindar dari kriminalisasi desa. Audit ini akan berkelanjutan hingga Tahun 2020 dengan melibatkan Auditor yang membawahi  Kementrian Desa dan PDTT, Kementrian Keuangan, Kementrian Dalam Negeri, Bappenas dan K/L terkait.

 

LEAVE A REPLY