Piru-Asisten I Bidang Kepegawaian dan Kesejahtraan Rakyat Setda Kabupaten SBB Ir. Seth Selanno yang didampingi Kepala Bagian Perekomian dan Sumber Daya Alam Setda Kabupaten SBB Abdul Kadir SIlehu,SE mewakili Bupati Seram Bagian Barat membuka kegiatan Rapat Tim Pemantauan dan Pengedali Inflansi Daerah Kabupaten Seram Bagian Barat yang diselenggarakan oleh Bagian Perekomian dan Sumber Daya Alam Stda Kabupaten Seram Bagian Barat di ruang rapat lantai dua Kantor Bupati SBB.

Turut hadir pada kegiatan tersebut, Kepala Bagian Ekonomi Rakyat Biro Ekonomi Provinsi Maluku Siti B. Banjar sejumlah Para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Lingkup Pemkab SBB beserta para staff.

Menurut Asisten I Setda Kabupaten SBB, Ir. Seth Selanno dalam arahannya mengatakan, komitmen pemerintah daerah untuk berpartisipasi menjaga stabilitas harga pasar lokal sangat berdampak positif bagi terjaganya harga barang pokok masyarakat. Kehadiran TPID tidak hanya mengedepankan pada persoalan yang memicu gejolak harga melalui pendekatan yang bersifat jangka pendek, namun secara bertahap direncanakan mulai menyentuh pada solusi atas berbagai persoalan yang bersifat struktural seperti peningkatan produktivitas, kelancaran distribusi, dan struktur pasar yang efisien.

“Saya minta, TPID harus dapat secara rutin memantau perkembangan inflasi daerah dan mengidentifikasi berbagai permasalahan pengendalian inflasi dengan melakukan koordinasi demi menginventarisasi permasalahan pengendalian harga yang perlu menjadi prioritas untuk ditangani. Karena peran pemerintah daerah sangat penting dalam menjaga stabilitas harga” pintanya.

Sementara itu, Kepala Bagian Ekonomi Rakyat Biro Ekonomi Provinsi Maluku Siti B. Banjar dalam materi menjelaskan tugas TPID dari tingkat pusat, provinsi dan daerah adalah menjaga stabilitas harga, stok, keterjangkauan, melalui 4K dapat menciptakan strategi tentang apa yang dibuat baik itu masing-masing sektor maupun secretariat dalam menopang penerapan 4 K pengendalian inflasi daerah diantaranya; keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi dan Komunikasi efektif.

“Dalam rangka ketersediaan pasokan biasanya dilakukan dengan cara melakukan sidak, cek harga, secara rutin oleh Perindag satgas pangan dan Dinas Ketahanan Pangan”. Kata Banjar.

LEAVE A REPLY