Piru- Kabupaten Seram Bagian Barat daerah sebagai daerah otonom, memiliki kesempatan untuk dapat berkreasi dalam menentukan program-program daerah yang tidak tergantung pada Dana Alokasi Khusus (DAK) maupun Dana Alokasi Umum (DAU) dari pemerintah pusat. Hal ini ditegaskan oleh Asisten 1 Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda SBB Drs. Paulus. CH. Pical, M. Si ketika mengkampanyekan Gerakan Masyarakat Sadar Pajak (GEMAR SAPA) pada kegiatan Sosialisasi  Bahaya Narkoba dan Obat terlarang di Aula Pertemuan Gereja Elohim Piru kepada generasi muda perwakilan dari 9 Kecamatan yang berada lingkup pemkab SBB.

Katanya pula, salah satu kreasi inovasi daerah demi meningkatkan pendapatan daerah di Kabupaten SBB maka diharapkan adanya partsipasi masyarakat untuk membayar semua kewajiban Wajib Pajak dengan baik sesuai dengan aturan yang sudah ditetapkan oleh Pemerintah.

“Saya berharap kepada para pemuda dan pelajar yang hadir agar dapat mengecek kepada orang tua jika belum memiliki Surat Wajib Pajak Bumi dan Bangunan dirumah agar mengajak orang tua segera mendaftar dan kalau sudah ada segera membayar pajak tersebut” harapnya

Lanjutnya, Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Barat memiliki salah satu program besar tingkat daerah yaitu Gerakan Masyarakat Sadar Pajak yang berakronim GEMAR SAPA, dimana lewat gemar sapa kita saling mengingatkan untuk selalu melunasi kewajiban Pajak Bumi dan Bangunan.

“Kegiatan GEMAR SAPA akan dilauncing pada tanggal 10 November 2018 yang akan menggerakan semua elemen masyarakat, tokoh agama, komunitas perempuan dan steakholder agar sama-sama berpartisipasi sebagai duta pajak agar dapat mengajak orang lain untuk membayar pajak sehingga prestasi masyarakat di Kabupaten Seram Bagian Barat dalam membayar pajak dapat meningkat”, tegas Asisten satu.

LEAVE A REPLY