Piru-Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Daerah Kab SBB Ir. Z. P. Selano mewakili Bupati Seram Bagian Barat meresmikan 50 unit Rumah Khusus Nelayan di Desa Eti, Kecamatan Seram Barat dan 32 rumah unit Komunitas Adat Terpencil (KAT).

Turut hadir pada peresmian tersebut, Asisten  Asisten Bidang Administrasi Umum dan Kepegawaian Kab SBB Leverne A. Tuasuun yang didampingi sejumlah Pimpinan Perangkat Daerah (OPD) Lingkup Pemkab SBB, Camat Seram Barat, Penjabat Desa Eti, serta warga masyarakat Desa Eti.

Ketika Membacakan sambutan Bupati SBB, Ir. Z.P. Selano mengatakan  dalam amanat UUD 1945 dan Pasal 28 H Amademen UUD 1945, menjelaskan bahwa rumah adalah salah satu hak dasar rakyat. Oleh karena itu, setiap warga Negara berhak untuk memiliki tempat tinggal dan mendapat lingkungan hidup yang baik dan sehat. Selain itu merupakan kebutuhan dasar manusia, rumah juga berfungsi meningkatkan harkat, martabat, mutu kehidupan dan penghidupan.

“Rumah juga sebagai pencerminan diri pribadi dalam upaya peningkatan taraf hidup, serta pembentukan watak, karakter dan kepribadian bangsa. Oleh akrena itu, pembangunan perumahan dan permukiman harus didukung oleh suatu kebijakan, strategi dan program yang komprehensif dan terpadu sehingga mampu memenuhi hak dasar rakyat juga akan menghasilkan suatu lingkungan perumahan dan pemukiman yang sehat, serasi, harmonis, aman dan nyaman” ucap Selano.

Katanya pula, Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Barat dalam hal ini hanya mengawasi proses pelaksanaan kegiatan yang dilakukan oleh pihak ketiga, penerima manfaat langsung dalah masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) terutama nelayan. Sedangkan penerima manfaat tidak langsung adalah Pemda, Kontraktor serta konsultan dan pemangku kepentingan lainnya yang menjadi mitra kerja.

Untuk itu, Pemerintah Kabupaten SBB berharap dengan adanya program rumah khusus ini dapat meringankan beban masyarakat dalam meningkatkan kualitas rumah sehingga jumlah rumah tidak layak huni dapat berkurang secara bertahap.

LEAVE A REPLY