Penataan ulang 124 Pegawai Non CPNS di RSUD piru bukan Rekrutmen. Penataan ulang pegawai untuk memenuhi proses akreditasi yang dilakukan pihak Rumah Sakit Umum Daerah(RSUD) Piru kabupaten Seram Bagian Barat(SBB) Provinsi Maluku beberapa waktu lalu menuai berbagai tanggapan publik SBB.

menanggapi polemik terkait nasib 124 tenaga kesehatan yang ditertibkan itu, kasubag umum dan kepegawaian RSUD Piru Azis Sillouw. S.KM.M.Kes pada Senin, 18/11/2019 kepada media ini mengatakan, ” Supaya lebih jelas, di Rumah Sakit Umum Daerah Piru itu tidak ada yang namanya rekrutmen pegawai baru. karena kalau rekrutmen itu harus berdasarkan surat edaran resmi dari pemerintah daerah SBB “, jelasnya.

Dikatakan, Rumah sakit lebih pada penataan ulang pegawai RSUD Piru yang sudah ada didalam. Hal ini dilakukan demi memenuhi
Who kebutuhan akreditasi, karena akreditasi menghendaki bila ada tenaga medis yang dipekerjaan di rumah sakit seharusnya direkrut sesuai prosedur tidak boleh secara personal. yaitu, rumah sakit harus menyesuaikan diri dengan kebutuhan akreditasi tadi kalau tidak rumah sakit itu kemungkinannya bisa dipertimbangkan untuk proses akreditasinya.

Ditanya mengenai nasib 124 tenaga kesehatan yang telah ditata itu dirinya menjelaskan ” Ini kemudian ada sedikit masalah dimana, SK mereka kenapa belum dikeluarkan, karena pada saat diproses, bertepatan dengan masa purna-baktinya direktur yang lama.
Dengan demikian pihak RSUD harus melakukan koordinasi dengan Plt. Direktur yang dalam hal ini juga sebagai sekda SBB, terkait dengan sk yang digunakan. Apakah masih tetap dengan SK lama ataukah akan diterbitkan SK yang baru ” ,jelasnya lebih lanjut.

LEAVE A REPLY