Piru- Untuk mengintegrasikan data daerah baik secara jangka pendek, menengah, dan jangka Panjang maka Pemerintah Daerah kabupaten Seram Bagian Barat melalui  Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbangda) Kabupaten SBB menggelar sosialisasi Gerakan Pengintegrasian Data yang berlangsung pantai Rumaredy, Kota Piru. Kamis 18/10/2018.

Turut Hadir Manan Tuarita Kepalah Badan Litbangda Kab.SBB, Rusman Maruapey Kasubag Perencanaan Keuanan  Dinas Pariwisata Kab.SBB, Rida Lido Kasubag Keuangan Dinas BPKAD Kab.SBB. Tesa Suma Staf Litbang Kab.SBB Husni La Ini Staf Disdukcapil Kab.SBB dan Seluruh Kasubag Perencanaan keuangan pada OPD se SBB.

Kepala Balitbangda SBB Manan Tuharea dalam sambutannya mengatakan, bahwa tujuan dan mafaat kegiatan tersebut adalah untuk pengintgrasian Data jangka pendek, menengah maupun jangka panjang.

“Tujuan dan manfaat dari kegiatan gerakan pengintegrasian data daerah baik jangka pendek,jangka menengah maupun  jangka panjang. Adalah untuk pengintgrasian Data jangka pendek,menengah maupun jangka panjang.” ujar Tuharea.

Katanya pula, Jangka pendek untuk tercapainya kordinasi dengan Stakhorder Internal maupun Eksternal, untuk mewujudkan pengumpulan data dan bahan pendukung lainnya,Terlaksananya sosialisasi dengan Stakhorder terkait pengintegrasian 10 jenis data daerah dari OPD untuk terbentuknya petugas pengintegrasian data, terujudnya draf Peratutan Bupati tentang tata cara pengintegrasian daerah.

“Tujuan dan manfaat kegiatan sosialisasi ini untuk kebutuhan jangka pendek, jangka menengah dan jangka panjang, jangka pendek seperti tercapainya koordinasi yang baik dengan seluruh Stakhorder baik internal maupun eksternal, Pengumpulan data, pengintegrasian 10 jenis data pada OPD, petugas Pengintegrasian, maupun Draf Peraturan Bupati, dan jangka menengah pengintegrasian 15 jenis data pada OPD, Peraturan Bupati tentang penggintegrasian, tersedianya peralatan Teknoligi, dan jangka penjang Mempermudahkan masyaraat untuk kebutuhan informasi, Memudahkan Pemerintah dalam Mewujudkan Visi dan misi Kabupaten SBB.”Ujar Tuarita.

Lanjut Tuharea, saat ini kebijakan publik, layanan publik, penegasan hukum, pengawasan kinerja pemerintah hingga peluang bisnis semua membutuhkan data yang kridibel. semua sektor Membutuhkan Data yang Krididel.

 

LEAVE A REPLY