Piru – Menggandeng Fakultas Geografi Universitas Gadjah Mada Jogyakarta, Dinas Pendapatan Daerah Kabupaten Seram Bagian Barat, pagi ini menggelar Presentasi Antara Kegiatan Pendataan Ulang/Updating Data Wajib Pajak PBB-P2 di Kecamatan Seram Barat, Kairatu dan Kairatu Barat, Kamis 17 Oktober 2019.

Dalam sambutan Bupati SBB saat membuka kegiatan dimaksud, Inspektur Daerah, Drs Abdullah Fakaubun mengulang kembali penekanan sambutan Menteri Keuangan Ibu Sri Mulyani dalam upacara hari pajak bahwa pentingnya reformasi perpajakan di bidang tekhnologi reformasi, terutama terkait dengan digitalisasi dari basis data perpajakan. Berangkat dari penekanan beliau maka terlihat jelas bahwa tantangan utama dari upaya penerimaan pajak di Kabupaten Seram Bagian Barat saat ini adalah bagaimana otoritas perpajakan bisa mengelola dan menganalisis basis data perpajakan seiring dengan kegiatan ekonomi yang kian rumit akibat digitalisasi.

Dalam pengenaan PBB-P2, salah satu pemberian kepercayaan kepada wajib pajak adalah dengan memberikan kesemoatan kepada wajib pajak untuk mendaftatkan sendiri objek pajak yang dikuasai/dimiliki/dimanfaatkannya. Oleh karena itu untuk memberikan pelayanan yang baik, maka pemerintah Kabupaten Seram Bagian Barat lewat Badan Pendapatan Daerah mengadakan kegiatan pendataan ulang/updating wajib pajak PBB-P2.

“Kegiatan ini kiranya memiliki kemampuan untuk menciptakan suatu basis data yang akurat dan up to date dengan mengintegrasikan semua aktivitas administrasi PBB-P2 ke dalam suatu wadah, sehingga pelaksanaannya dapat lebih seragam, sederhana, cepat, dan efisien.  Dengan demikian, akan dapat tercipta : pengenaan pajak yang lebih adil dan merata, peningkatan realisasi potensi/pokok ketetapan, peningkatan tertib administrasi dan peningkatan penerimaan PBB-P2, serta dapat memberikan pelayanan yang lebih baik kepada wajib pajak” urai Fakaubun.

Lebih lanjut, Fakaubun menyampaikan ubtuk menjaga akurasi data objek pajak dan wajib pajak yang memenuhi unsur relevan, tepat waktu, andal dan mutakhir, maka data basis tersebut perlu dipelihara dengan baik. Diinformasikan bahwa tahun 2019 ini secara berbarengan ada kegiatan zona nilai tanah dan pembuatan sistem PBB-P2 Online selanjutnya tahun 2020 nanti pembayaran PBB-P2 semakin baik karena data base telah di update, harga PBB-P2 semakin rasional dan adanya pelayanan pembayaran PBB-P2 secara online.

LEAVE A REPLY