Piru- Balai Pelestarian Nilai Budaya Provinsi (BPNB) Ambon menggelar acara pegelaran budaya Seram Bagian Barat Tahun 2018 di Kota Piru yang bertempat di gedung Hatutelu Piru. Kegiatan yang bertemakan  keretivitas budaya lokal sebagai pembentukan karakter dan jati diri bangsa, dalam semangat saka mese nusa.

Menurut Kepala Balai Pelestarian Nilai Budaya Ambon Drs. Rusli Manorek dalam sambutannya mengatakan Indonesia terkenal sebagai bangsa yang memiliki cirri keberagaman budaya merupakan suatu kenyataan bila di tinjau secara geografis terdiri dari ribuan pulau dengan karakter masyarakatnya yang berbeda-beda pula. Disisi lain keberagaman itu juga mengikat secara kultur dan historis sebagai penanda adanya sub-sub etnis di setiap wilayah kultur.

“Diwilayah kultur Maluku, hubungan-hubungan secara geneologis dan hstoris memberikan peluang bagi adanya integritas budaya yang dapat membentuk ikatan-ikatan emosional dan pengakuan karakter dan jati diri sebagai satu kesatuan dari keragaman budaya itu. Dan hal ini pada prinsipnya dapat member peluang besar bagi pemerintah pusat dan daerah untuk memanfaatkan keunggulan budaya masyarakat, sehingga akan menjadi rujukan bagi kepentingn pembangunan bangsa.” Jelas Manorek.

Katanya pula, Kabupaten seram Bagian Barat adalah salah satu Kabupaten di Provinsi Maluku memiliki berbagai ragam bidang seni, tradisi dan adat istiadat, sehingga potensi budaya ini tentunya perlu dijaga, dilestarikan dan dimanfaatkan bagi pembangunan daerah. Masyarakat Seram Bagian barat juga diminta untuk membangu semangat, lewat berbagai aktivitas kebudayaan, yang nantinya dapat memberikan sumbangsih bagi kepentingan keberlangsungan kebudayaan, termasuk menjaga tradisi dan norma-norma budaya pada kehidupan mereka. Hal ini sesuai dengan moto masyarakat SBB yaitu Saka Mese Nusa yang artinya jaga dan pertahankan pulau ini, sebuah semboyan yang sudah ada sejak zaman datuk-datuk, yaitu suatu himbauan dan panggilan kepada siapa saja yang berada dalam wilayah Kabupaten Seram Bagian Barat sebagai satu kestuan teritoril pada pulau nusa ina untuk menjaga dan mempertahankan pulau ini sekuat-kuatnya dengan bertumpuh pada kekuatan ada istiadat.

Tujuan dari kegiatan pergelaran budaya Seram Bagian Barat di bumi saka mese nusa adalah untuk melakukan inventarisasi kekayaan budaya local di wilayah SBB, memberikan kesempatan bagi para pencita seni-budaya untuk memperkaya asset budaya nasional, meningkatkan kesadaran di kalangan generasi muda untuk memanfaatkan kebudayaan local sebagai gagasan pembentukan karakter dan jati diri bangsa dan mendorong pemerintah daerah dalam pelaksanaan pelestarian serta pemanfaatan budaya local sebagai acuan dalam pengembangan kebijakan kedaerahan yang berbasis budaya.

Dengan melibatkan para peserta kegiatan meliputi 13 komunitas budaya/ sanggar seni-budaya pada Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) yang ditargetkan untuk dapat menginventaris kekayaan budaya lokal di wilayah SBB, serta mendorong pemerintah daerah untuk pelaksanaan pelestarian serta pemanfaatan budaya local sebagai acuan dalam pengembangan kebijakan kedaerahan yang berbasis budaya.

LEAVE A REPLY