Mutiara adalah salah satu aksesoris perhiasan wanita yang terkenal memiliki nilai estetika yang tinggi dan mahal. Mutiara dihasilkan dari kerang/tiram terutama dari family Pteridae genusPinctada sebagai reaksi alami apabila ada benda asing yang masuk ke dalam tubuhnya. Jenis-jenis tiram yang umum digunakan dalam memproduksi butiran mutiara bulat, antara lain; Pinctada maxima, Pinctada fucata, dan Pinctada margaritifera.  Sedangkan mutiara setengah bulat (blister) dihasilkan dari tiram penguin (Pteria penguin). Di Indonesia, budidaya tiram mutiara untuk menghasilkan mutiara adalah dari jenis Pinctada maxima. Hal ini karena tiram ini umum dijumpai di perairan Indonesia, terutama di wilayah Indonesia timur, ukurannya lebih besar dan warna mutiara yang dihasilkan umumnya putih-keperakan (silver) hingga putih-kekuningan yang sangat digemari di pasaran luar negeri.

Kebutuhan akan tiram mutiara (Pinctada maxima) untuk kegiatan budidaya yang akan menghasilkan mutiara selama ini masih mengandalkan pengumpulan dari alam. Keadaan semakin mengkhawatirkan apabila eksploitasi dari alam ini terus meningkat maka akan mengganggu keseimbangan sumber daya tiram mutiara yang ada di alam. Untuk menjawab tantangan tersebut diperlukan kegiatan pendukung yaitu dengan melakukan pembenihan pada panti-panti benih sebagai alternatif penyediaan benih. Benih ini diperlukan untuk menjamin kesinambungan budidaya mutiara dengan tetap menjaga kelestarian sumber daya itu sendiri.

Berdasarkan permasalahan di atas maka dilakukan rekayasa pembenihan tiram mutiara di Balai Budidaya Laut Ambon, pada Instalasi Hatchery Mutiara di Dusun Masika Jaya Kabupaten Seram Bagian Barat. Dalam Tahun Anggaran 2008 dan 2009 kegiatan pembenihan tiram mutiara di Hatchery Mutiara Masika Jaya telah dilakukan namun kendala teknis dan non-teknis, antara lain ketersediaan tenaga listrik yang belum optimal, suplai air tawar yang terbatas, induk yang sulit matang gonad, keterbatasan SDM dan jauhnya jangkauan merupakan kendala yang dihadapi menyebabkan kegiatan pembenihan belum optimal berjalan. Dalam Tahun Anggaran 2010 ini, dengan adanya tambahan tenaga di Hatchery Mutiara Masika Jaya diharapkan kegiatan pembenihan ini akan berjalan dengan baik dan memberikan hasil sesuai tujuan dan sasaran yang ditetapkan.

LEAVE A REPLY