Rumput laut merupakan salah satu jenis komoditas unggulan budidaya perairan dengan nilai ekonomi pasar yang kompetitif baik di pasaran dalam negeri maupun ekspor. Ini antara lain karena di samping berfungsi sebagai makanan juga disebabkan oleh diversifikasi produk rumput laut yang memiliki berbagai kegunaan.

Seiring dengan kemajuan sains dan teknologi, pemanfaatan rumput laut telah meluas diberbagai bidang seperti pertanian sebagai bahan pupuk organik dan pembuatan media tumbuh dalam kultur jaringan (tissue culture); di bidang peternakan, peternak hewan potong kadang-kadang memberi makanan ternaknya dengan rumput laut, sehingga dihasilkan daging yang enak; di bidang kedokteran: digunakan sebagai media kultur bakteri (bacteria culture); di bidang farmasi: digunakan sebagai pembuat suspensi, pengemulsi, tablet, plester dan filter; sedangkan di bidang industri lainnya: dalam proses pengolahan produksi, rumput laut digunakan sebagai bahan aditif seperti pada industri tekstil, kertas, keramik, fotografi, insektisida, pelindung kayu dan pencegahan api.

Berbagai kegunaan ini menyebabkan meningkatnya permintaan terhadap komoditas ini, dimana terjadi peningkatan permintaan sekitar 15% per tahun. Oleh sebab itu, prospek budidaya rumput laut yang sangat menjanjikan, mendorong minat banyak masyarakat investor untuk berinvestasi dalam usaha budidaya rumput laut. Rumput laut di tingkat lokal (Seram Bagian Barat) biasanya dipasarkan dengan harga yang fluktuatif, dari Rp. 7.000 s/d 9.000 per kg.

Produksi Rumput laut di Seram Bagian Barat,Kabupatn Seram Bagian Timur dan Kabupten Kepulauan Aru

Total potensi lahan budidaya rumput laut mencapai 19.509,29 hektar. Namun besar lahan yang baru termanfaatkan hanya sebesar untuk Seram Bagian Barat  929,9 hektar, Kabupaten Seram Bagian Timur 140 hektar dan kabupaten kepulauan aru 1587 hektar.
Produksi Rumput Laut Eucheuma cottonii  di Kabupaten Seram Bagian Barat,Kabupaten Seram Bagian Timur dan Kabupaten Kepulauan Aru untuk kebutuhan eksport masih dalam bentuk bahan mentah yaitu berupa rumput laut kering. Untuk produk olahan masih bersifat tradisional untuk konsumsi rumah tangga berupa manisan, es cendol, puding, dan dodol rumput laut dan sebagainya.

LEAVE A REPLY