Piru – Setelah resmi dikukuhkan sebagai Bunda PAUD Kabupaten Seram Bagian Barat oleh Ibu Widya Murad selaku Bunda Paud Provinsi Maluku pada Senin, 28 Juli 2021, maka selanjutnya Ibu Saripa Payapo mengukuhkan 11 bunda Paud Kecamatan se Kabupaten Seram Bagian Barat pada Rabu, 30 Juli 2021 bertempat di Gedung Hatutelu Piru, pada acara pelantikan Pokja Bunda Paud Kabupaten, Pengukuhan Bunda Paud dan Pokja Paud kecamatan se-Kabupaten Seram Bagian Barat.

Dalam sambutannya, Bupati Seram Bagian Barat, Drs M. Yasin Payapo, MPd mengatakan bahwa anak adalah anugerah Allah SWT, tempat kita meneruskan cita-cita dan garis keturunan, anak juga merupakan amanah, titipan harta yang harus dijaga dan dididik agar menjadi penyejuk hati. Keberhasilan anak usia dini merupakan landasan bagi keberhasilan dan keberlanjutan pendidikan jenjang berikutnya. Usia dini merupakan “Usia Emas” bagi seseorang. Artinya bila seseorang pada usia itu mendapatkan pendidikan yang tepat bagi pertumbuhan dan perkembangan jasmani maupun rohaninya, maka ia akan memperoleh kesiapan belajar yang baik, yang merupakan salah satu kunci utama bagi keberhasilan belajar pada jenjang berikutnya.

Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) adalah salah satu wadah bermain dan belajar bagi anak-anak. Pada proses pendidikan anak usia dini, anak – anak akan dididik dan dibantu untuk mengeluarkan serta mengembangkan potensi dan kreatifitas anak sejak dini.

Di Kabupaten Seram Bagian Barat sendiri terdapat satu paud sesuai Data Pokok Pendidikan ( Dapodik) tahun 2021 berjumlah 156 lembaga yang terdiri atas taman kanak-kanak 62 lembaga, kelompok bermain 92 lembaga, taman penitipan anak 1 lembaga dan satuan paud sejenis 1 lembaga dengan jumlah peserta didik 5.473 orang. Sedangkan PAUD yang telah terakreditasi berjumlah 35 lembaga, jadi masih terdapat 121 lembaga yang perlu menjadi perhatian untuk pemenuhan standar nasional pendidikan anak usia dini.

Lebih lanjut Payapo menyatakan bahwa benang merah dari semua komitmen nasional ini adalah jaminan penyediaan layanan PAUD bagi seluruh anak sejak lahir sampai dengan usia enam tahun. Untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani mereka agar siap dalam memasuki pendidikan lebih lanjut yang cerdas dan sehat.

Di akhir sambutan, Payapo berharap para Bunda PAUD kecamatan, untuk dapat berperan aktif serta memposisikan diri sebagai motivator untuk memajukan dan menghidupkan kembali paud – paud yang selama ini mengalami kevakuman.

 

 

 

 

 

 

LEAVE A REPLY