BUPATI SBB : ASN HARUS TINGKATKAN DISILPIN DAN JAGA STABILITAS DAERAH

0
326

PIRU. Disiplin Aparatur Sipil Negara (ASN) harus terjaga secara baik karena sebagai orang-orang yang terpilih untuk melayani masyarakat Seram Bagian Barat (SBB), ASN diharapkan harus mampu meningkatkan kedisiplinan. Hal tersebut dikatakan oleh Bupati SBB, Drs. H. M. Yasin Payapo, MPd ketika memberikan amanat pada pelaksanaan apel rutin, pagi ini di halaman Kantor Bupati SBB.

“ Saya ingatkan kepada saudara-saudara Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk sering melakukan koordinasi, singkronisasi dengan  Pimpinan OPD lain untuk memantapkan kedisiplinan ASN “ lanjutnya dengan nada tegas.

Pada kesempatan yang sama, Bupati SBB juga menyampaikan beberapa hal yang berkembang di Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Barat belakangan ini.

Pertama, pemberitaan media massa yang tekait dengan Surat Keputusan Perubahan Penyesuaian Alokasi Dana Desa (ADD). Bupati menjelaskan, sampai saat ini media masih memberitakan miring terkait dengan Kinerja Pemerintah kabupaten Seram Bagian Barat, terutama terkait dengan adanya SK Perubahan Penyesuaian ADD. Pemberitaan tersebut dilakukan secara massif dan terstruktur oleh oknum yang tidak bertanggungjawab dengan tujuan untuk mengacaukan daerah ini.

“ ADD, proses pembuatan SK, saya perlu jelaskan kepada saudara-saudara sekalian agar dipahami bahwa SK dibuat oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa setelah dikoordinasikan dengan Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah dan diperiksa oleh Sekretaris Daerah Kab. SBB.  SK tersebut dibuat dalam rangka menyesuaikan dengan Keputusan Presiden Nomor 86  Tahun 2017 masa berlaku 31 Agustus 2017, itu bukan pemotongan, itu penyesuaian “ kata Bupati SBB tegas. Setelah itu baru dilanjutkan dengan mekanisme pencairan ke rekening desa masing-masing penerima ADD, lanjutnya. Perlu adanya pemahaman yang sama terkait dengan hal ini,  lanjutnya

Berkaitan dengan itu, Bupati akan melakukan panggilan terhadap salah satu ASN perwakilan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa atas penyataannya bahwa ada pemotongan ADD sesuai SK Bupati pada saat hearing dengan DPRD setempat.

Bupati juga menjelaskan terkait dengan persoalan Jalan Biru Nunusaku, “ Tidak ada yang salah dengan proses pelaksanaannya, walaupun belum tender tapi keadaan mendesak, itu dibuat, Hak Deskresi itu ada di Bupati dan  ini atas permintaan seluruh Tokoh Agama yang ada di SBB’.  Saya punya kebijakan “, tegas Bupati SBB. Ada lagi persoalan perkebunan di Elpaputih yang sengaja di design untuk jatuhkan saya, katanya.

Persoalan-persoalan diatas telah dipolitisir oleh oknum yang tidak bertanggungjawab melalui pemberitaan media masa, itu adalah perbuatan yang tidak benar, kata Bupati.  Oleh karena itu mari kita jaga kestabilan daerah  ini, karena maju mundurnya pembangunan di daerah bergantung pada kestabilan daerah, kata Bupati kembali dengan nada tegas.

Bupati ingatkan kepada seluruh ASN agar jangan terkontaminasi dan terprovokosai dengan issue-isue yang sengaja dilontarkan melalui media karena itu  semua by design.

Bupati  kembali menegaskan pada ASN untuk selalu tingkatkan kedisplinan.  Keamanan, ketenangan adalah tanggungjawab kita bersama, hubungan kekerabatan, kekeluargaan mari kita bina demi kestabilan di daerah ini, kata Bupati mengakhiri amanatnya.

 

LEAVE A REPLY