Piru – Bupati Seram Bagian Barat Drs. M.Yasin Payapo,M.Pd membuka dengan resmi kegiatan Sosialisasi Kelitbangan Tahun 2018 di aula lantai tiga Kantor Bupati SBB.

Turut Hadir dalam kegiatan tersebut, Direktur Pengembangan Teknologi Industri Kemenristekdikti DR. Eng. Hotmatua Daulay,MM, Direktur Pengembangan Tekhnologi Industri Kemenristekdikti, DR. Siti Aminah,MTP (Peneliti pada Badan Litbang Kementerian Dalam Negeri RI), Rosmaniar Dini, SE, MM (Kepla Sub Direktur Lembaga Litbang Pemerintah Daerah Kemenristek Dikti), Kepala  Tata Usaha Kantor Kementerian Agama Kabupaten Seram Bagian Barat, Kepala BPS Kabupaten SBB, Ketua Stikes Bakti Husada Maluku, Para Asisten Setda, Pimpinan Organisasi Perangkap Daerah Lingkup Pemkab SBB, Para Camat, dan peserta sosialisasi.

Bupati SBB, Drs. M.Yasin Payapo,M.Pd dalam sambutannya mengatakan Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah merupakan organisasi perangkat daerah baru di lingkup Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Barat yang dibentuk berdasarkan Peraturan Daerah Nomor 04 Tahun 2016 tentang pembentukan dan susunan Perangkat Daerah, dan mulai melaksanakan tugas secara efektif pada bulan Januari Tahun 2017. Pembentukan Perangkat Daerah ini dilaksanakan berdasarkan peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 2016 Tentang Perangkat Daerah.

Katanya pula, berdasarkan UU Nomor 23 Tahun 2016 Tentang Pemerintah Daerah, Kepala Daerah dibantu oleh perangkat daerah yang terdiri dari unsur staf, unsur pelaksana dan unsur penunjang. Badan Litbang Daerah berperan sebagai fungsi penunjang urusan pemerintah daerah dengan tugas untuk menyelenggarakan penelitian, pengembangan, pengkajian, penerapan, perekayasaan, pengoperasian dan evaluasi kebijakan serta administrasi dan manajemen kelitbangan di Bidang Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah.

“Ada tiga peran utama yang harus dimainkan oleh Badan Litbang Daerah yaitu, sebagai Think Tank atau Pemikir yag kritis untuk menyikapi dinamika permasalahan yang berkembang didaerah, sebagai lembaga professional bersifat akademis dalam organisasi Pemerintah Daerah, dan Kedudukan Balitbangda sangat Fleksibel dan universial serta dapat memasuki ruang kerja lintas sektor/urusan.”  Ucap Bupati.

Oleh Karena itu, dalam upaya mengaktualisasikan peran dimaksud diatas dan diperhadapkan dengan keterbatasan SDM Badan Litbang Daerah Kabupaten Seram Bagian Barat saat ini, baik dalam jabatan fungsional keahlian maupun tenaga lainya, maka perlu terus dilakukan langkah-langkah penguatan kelembagaan litbang daerah antara lain meningkatkan SDM Kelitbangan melalui kegiatan seperti diklat, Studi Komparasi, magang, Seminar dan Lokakarya.

Diharapkan kedepannya, Badan Litbang Daerah lebih berperan aktif membantu bupati dalam upaya pembinaan dan evaluasi penyelenggaraan pemerintahan dan pelaksanaan pembangunan di daerah ini melalui hasil – hasil kelitbangan yang dilakukan.

 

 

LEAVE A REPLY