Masih banyaknya isu negatif dan hoaks terkait bencana gempa yang melanda daerah ini pada Kamis (26/09/2019) yang lalu, membuat buat banyak pengungsi yang ada di posko-posko pengungsian menjadi resah dan enggan pulang ke rumah masing-masing dan memilih bertahan dan tinggal di sana.

Tenda penampungan pengungsi yang masih bertahan di lokasi pengungsian.

Menyikapi situasi ini Bupati Seram Bagian Barat Drs. Moh. Yasin Payapo, MSc. berinisiatif mengadakan rapat bersama Wakil Bupati Timotius Akerina SE MSi, Forkopimda dan Tokoh Agama serta Kadis Kominfo SBB guna mencari solusi atas permasalahan ini dengan membuat himbauan untuk disampaikan kepada masyarakat.

Berdasarkan hasil rapat tersebut diputuskan beberapa hal antara lain:

1. Dihimbau kepada seluruh masyarakat Kab. SBB agar jangan terpancing dan cepat percaya terhadap isu-isu yang tidak benar atau berita bohong (Hoaks) yang berkembang ditengah-tengah masyarakat akhir-akhir ini, baik melalui media sosial dan atau media lainnya yang belum pasti kebenarannya,

2. Terkait dengan isu akan adanya gempa bumi besar dan akan terjadinya tsunami pada tanggal 26 September 2019 yang lalu, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) telah menyampaikan bahwa isu tersebut adalah tidak benar, karena sampai saat ini belum ada teknologi yang dapat memprediksi gempa bumi dengan tepat dan akurat, kapan, dimana dan berapa kekuatannya,

3. Sehubungan dengan hal tersebut di atas, masyarakat dihimbau agar tetap tenang dan tidak panik dan perbiasakan selalu mengakses informasi dari situs-situs resmi pemerintah dan selalu berkoordinasi dengan lembaga yang berkompeten dalam memberikan informasi,

4. Kepada seluruh masyarakat Kab. SBB yang masih berada di tempat-tempat pengungsian agar dapat kembali ke rumah masing-masing, dengan tetap waspada dan dapat melakukan aktivitas sebagaimana mestinya. Hal ini untuk menghindari timbulnya penyakit yang mungkin saja terjadi, terutama bagi anak-anak dan lansia.

Dalam rapat Bupati sempat memaparkan tentang kondisi Pengungsi dan proses penerimaan serta distribusi bantuan kepada para pengungsi. Beliau meminta kepada Forkopimda agar tetap kompak dan terus memberikan bantuan serta dukungan dalam pelayanan kepada pengungsi yang ada.

Bapak Bupati kemudian berdasarkan Rumusan hasil rapat ini, menginstruksikan kepada Kadis Kominfo SBB agar diumumkan kepada masyarakat yang masih bertahan diposko pengungsian.

Mobil Kominfo yang berkeliling menyampaikan pengumuman hasil rapat ini.

LEAVE A REPLY