RUMAHKAY-Bupati Seram Bagian Barat Drs. M.Yasin payapo,M.Pd dan Wakil Bupati Timotius Akerina,SE,M.Si turut menghadiri acara peresmian Rumah Dinas Ketua Majelis atau Pastori dua Jemaat GPM Sion Rumahkay, kecamatan Amalatu. Yang dilakukan oleh Badan Pekerja Harian Sinode Gereja Protestan Maluku, Pdt. W.B Pariama.S.Th

Menurut Bupati SBB M. Yasin Payapo  ketika membacakan sambutannya mengatakan setelah sekian lama perjuangan dan pergumulan umat untuk membangun pastori dua di jemaat GPM Rumahkay, maka hari ini pula kita semua dapat menyaksikan betapa besar kemuliaan Tuhan terpancar nyata dalam momentum penthabisan ini. Moment ini juga memberikan arti akan kuatnya rekatan persatuan dan kesatuan dalam nuansa kebersamaan dan kekeluargaan keluarga besar Allah sebagaimana firman Tuhan dalam 1 Korintus pasal 22 ayat 14 yang berbunyi karena tubuh juga tidak terdiri dari satu anggota tetapi atas banyak anggota.

Artinya dijelaskan bahwa dalam satu tubuh manusia, banyaklah organnya , dan tiap organ tubuh tidak dapat berfungsi sendiri-dsendiri. Bupati mencontohkan mulut tidak dapat berfungsi mengunyah sesuatu makanan kalau tidak dapat berfungsi memasukan makanan ke dalam mulut, atau kaki yang tidak dapat berjalan kalau tidak ada mata dan otak yang berfungsi memberikan isyarat dan perintah.

Untuk itu semuanya akan saling bergantung satu dengan yang lain, sebagai satu kesatuan yang tidak dapat berdiri sendiri-sendiri. Karena umat terus hadir dan melibatkan diri sebagai wujud tanggungjawab serta keterpanggilan bersama dalam pelayanan. Kita harus tahu bahwa kemegahan pastori jemaat bukanlah tujuan yang diharuskan Tuhan, akan tetapi bagaimana umat dapat melihat tanggungjawabnya dalam memikul beban guna pembinaan umat ke depan.

“Selaku pemerintah daerah, saya M. Yasin Payapo menyambut baik upaya jemaat GPM Rumahkay dalam membangun sarana yang menjunjung pembangunan manusia di Kabupaten Seram Bagian Barat dalam rangka pembangunan spiritual umat, sekarang ini Pemerintah Kabupaten Seram bagian Barat terus dan terus membangun dan menata infrastruktur sampai ke daerah-daerah terpencil sekalipun guna peningkatan ekonomi jemaat maupun masyarakat. Untuk itu, saya tetap mengharapkan kerjasama antara Pemerintah gereja dan Masyareakat di kabupaten Seram Bagian Barat.” Jelas Bupati.

Lanjutnya, Tanggal 19 November kita akan menjadi tuan dan nyonya rumah pelaksanaan pesparawi ke 10 tingkat provinsi Maluku. Saya berharap ini menjadikan bentuk pelayanan kita terhadap Tuhan dan sesame. Kating biking bae voor samua tamu yang dating, layani dorang samua dalam kasih Tuhan jua agar menjadi berkat buat katong samua. Tambah bupati.

Diakhir sambutannya, Bupati SBB menghimbau kepada semua masyarakat terkhusus di Desa Rumahkay untuk menjaga keamanan, ketertiban, dan juga kenyamanan bagi diri kita dan orang lain khususnya para tamu pesparawi nanti. Himbau bupati.

LEAVE A REPLY