Kamarian – Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Barat memiliki komitmen yang kuat dan memberikan dukungan terhadap semua program keagamaan, sebab searah dengan cita – cita yang ideal harapan dan impian yaitu mewujudkan masyarakat Kabupaten Seram Bagian Barat yang berbudi pekerti luhur, aman, sejahtera, adil dan bermartabat.

Pada kesempatan ini, Bupati menyampaikan yang terpenting sekali adalah semangat umat untuk bersekutu dan membangun bagi penatalayanan, karena itu semuanya merupakan bagian dari tanggung jawab melayani pekerjaan milik Tuhan, upahnya adalah pahala yang akan umat dapati nanti. “Selain itu pula saya juga mau mengingatkan umat khususnya jemaat GPM Kamarian bahwa yang akan menjadi modal dasar dalam pembangunan ini, yaitu bersatu hati hilangkan sikap iri hati, cemburu, amarah, dan mementingkan kepentingan sendiri yang harus ditanggalkan. Karena pelayanan bergerja yang dimaksudkan bukanlah bangunan pastori atau rumah pelayan Tuhan, tetapu bagaimana persekutuan orang percaya yang ada di dalamnya ujar Payapo.

Pembangunan pastori jemaat GPM Kamarian memiliki arti bahwa umat rela bersekutu bersama memikul tanggung jawab dalam meningkatkan pembinaan keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan. Maka dalam membangun tatanan kehidupan  yang kreatif dan dinamis saat ini selaku warga gereja dan warga negara Indonesia, kita dituntut dapat memacu rekatan persatuan dan kesatuan, sekaligus menjadi wadah untuk melestarikan nilai-nilai budaya bangsa dan kearifan lokal yang dimiliki, khususnya di daerah bertajuk Saka Mese Nusa ini.

Lebih lanjut Bupati mengingatkan bagi semua khususnya umat kristiani yang sebentar lagi akan berada pada minggu – minggu adven atau penantian perayaan natal kristus 25 Desember 2018. Dalam menyambut masa perayaan adven natal, umat diminta untuk menyiapkan diri pada peribadahan tersebut.

 

 

 

LEAVE A REPLY