PIRU-Bupati  Seram Bagian Barat Drs. M. Yasin. M. Payapo,M.Pd melantik Pengurus  Badan Amir  Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Seram Bagian  Barat  Periode 2018-2023 dilantai tiga kantor Bupati Seram Bagian Barat, Jln. Jacobus Puttileihalat, Desa Morekau.(2/2/2018) Pelantikan tersebut  sesuai dengan Surat Keputusan Bupati Seram Bagian Barat Nomor 451-12-6 Tahun 2018, tentang  pembentukan Badan Amil Zakat (BAZNAS) Kabupaten Seram Bagian Barat Periode 2018-2023.

Kedudukan dan susunan keanggotaan Badan Amil Zakat kabupaten Seram Bagian Barat yang diambil sumpah oleh Bupati yaitu Ketua Moh. Amin, SE.M.Si, Wakil ketua I bidang Pengumpulan H. Samwil Nurlette,S.IP, Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pemberdayaan, Drs. H. Ali Rahim Siombiwi, Wakil Ketua III Bagian Perencanaan, Keuangan dan Pelaporan Masayu Ramlan, dan Wakil Ketua IV Bagian Administrasi, sumber daya manusia dan umum Edy Hidayat Pattiiha.

Menurut Bupati SBB dalam Sambutannya mengatakan, keberadaan Baznas sebagai lembaga pemerintah nonstructural dibawah naungan kementerian agama dan pemerintah daerah, merupakan instrument untuk meningkatkan efektifitas dan efisiensi pelayanan dalam pengelolaan zakat yang dikeluarkan masyarakat khususnya umat islam di Kabupaten Seram Bagian Barat. Serta meningkatkan manfaat zakat untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat sekaligus penanggulangan kemiskinan di Negara kita khususnya Kabupaten SBB.

“Zakat merupakan salah satu instrument kunsi menumbuhkan dan meningkatkan perekomian, zakat selain dapat membantu beban pemerintah dalam menangani masalah-masalah social, secara tidak langsung dapat membantu APBN dan APBD. Hasil kajian menunjukan bahwa secara umum lahirnya Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat sangat berperan dalam pengembangan dan pemberdayaan zakat.,” jelas Bupati.

Zakat juga merupakan rukun islam yang terlantar, sementara rukun islam lain seperti syahadat,shalat, puasa sudah mantap, bahkan ada yang puasa Daud apalagi Haji. Bahkan sekarang sudah ada yang rela menunggu hingga 10 Tahun.

Bupati meminta kepada pengurus Baznas Kabupaten Seram Bagian Barat, Pemerintah daerah, dan Kantor Kementerian Agama serta seluruh stok holder agar dapat menjadi motor penggerak dari gerakan sadar zakat ini sebagai motivator menyadarkan masyarakat untuk mengeluarkan zakat melalui upaya sosialisasi, seminar dan pelatihan.

Selain itu, perlu adanya koordinasi karena pengurus Zakat akan diaudit oleh auditor pusat setiap Tahun maka kerjalah seindah mungkin untuk menjaga nama baik dan marwah organisasi yang mencirikan keiklasan. Pemerintah sendiri akan memberikan sekertariat kepada pengurus Zakat Kabupaten Seram Bagian Barat guna memperlancar pekerjaan. Tetap semangat dan bekerjasama membangun Kabupaten Seram Bagian Barat negeri yang kita sama-sama cintai.

Diakhir sambutannya bupati berpesan kepada pengurus zakat Kabupaten Seram Bagian Barat agar dalam pengelolaan zakat butuh orang jujur dalam bekerja, maka mari kita bergandeng tangan untuk kemaslahat Kabupaten Seram Bagian Barat. Pesan Bupati.

LEAVE A REPLY