Piru – Uskup Diosis Amboina, Monsinyur P.C Mandagi, M.Sc menghadiri undangan jamuan makan malam pemerintah Kabupaten Seram Bagian Barat bertempat di pendopo Bupati, Jumat Malam 12 Desember 2019.

Kehadiran Uskup di Kabupaten Seram Bagian Barat bersama para pastor dari Kabupaten / Kota lainnya di Maluku dalam rangka menghadiri peresmian dan pentahbisan Gereja Santo Theresia Piru yang akan dilaksanakan besok, Sabtu, 13 Desember 2019.

 

Dalam ucapan selamat datang, Bupati Seram Bagian Barat menyampaikan bahwa Pemerintah dan masyarakat kabupaten Seram Bagian Barat mengucapkan terima kasih kepada Uskup Diosis yang telah mengunjungi bumi Saka Mese Nusa.

“Ini pertama kalinya yang mulia Uskup Diosis menginjakkan kakinya di pendopo Bupati. Semoga ini menjadi tanda kebaikan bagi kita semua. Kita berdoa semoga Uskup selalu sehat, panjang umur agar kita selalu bersama beliau dalam gerakan keagamaan” ucap Payapo.

Bupati berharap semoga sedikit “keladi” yang akan dinikmati oleh Uskup Diosis Amboina dan rombongan, dapat selalu membekas di dalam hati Uskup.

Sementara Uskup Diosis Amboina, Monsinyur P.C Mandagi,MSc dalam prakarya menyampaikan bahwa suatu penghargaan bagi beliau karena berulang kali beliau ke Kabupaten ini, baru pertama kalinya ini beliau hadir di pendopo.

“Saya datang malam ini menggunakan baju Uskup sebagai tanda hormat saya kepada pemerintah Kabupaten ini melalui Bupati”

Mandagi juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada pemerintah juga umat beragama lainnya di bumi Saka Mese Nusa ini kepada umat katolik yang ada. Banyak pembangunan umat katolik seperti gereja Santo Theresia Piru yang besok akan diresmikan dan ditahbiskan, juga pembangunan sekolah katolik ada campur tangan pemerintah daerah di dalamnya.

Lebih lanjut Mandagi mengatakan, setiap beliau ke luar negeri, beliau selalu mengatakan bahwa beliau bangga terhadap Negara Indonesia ini, karena masyarakatnya yang aman, saling menghormati, saling bersatu.

Kita diselamatkan oleh Tuhan bukan karena kita punya uang, jabatan serta kekayaan tapi kita diselamatkan Tuhan hanya karena cinta. Cinta kita kepada Allah, juga terhadap sesama.

LEAVE A REPLY