PIRU-Bupati seram Bagian Barat Moh. Yasin Payapo ,menyampaikan Nota Pengantar Rancangan Kebijakan Umum Anggaran – Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kab. SBB Tahun Anggaran  2019 dalam sidang paripurna DPRD Kab. SBB, Senin, (26/11/18).

Turut hadir dalam Sidang Paripurna, Ketua DPRD Kab. SBB Julianus M. Rutasouw, Wakil Ketua I Mustafa Nasir Raharusung, Wakil Ketua II Bahtiar Payapo, Sekda SBB Mansur Tuharea, Kepala Kejaksaan Dataran Hunipopu, perwakilan Polres SBB, seluruh Anggota DPRD, serta Pimpinan OPD Lingkup Kabupaten Seram Bagian Barat.

Disampaikan rancangan KUA-PPAS APBD tahun 2019 merupakan acuan dan rujukan bagi Pemerintah Daerah dalam penyusunan Rancangan APBD tahun Anggaran 2019.

Rancangan KUA-PPAS APBD tahun 2019 terdiri atas kebijakan pendapatan, kebijakan belanja dan kebijakan pembiayaan daerah yang merupakan satu kesatuan yang utuh, serta disusun  dengan memperhatikan norma dan prinsip anggaran, arah dan prinsip kebijakan umum penyusunan APBD.

“Adapun pokok-pokok substansi  dari Rancangan KUA-PPAS APBD Kab. SBB tahun 2019 adalah Pendapatan Asli Daerah ditargetkan sebesar Rp. 25.000.000.000,- (Dua Puluh Lima Miliar Rupiah), pendapatan daerah yang bersumber dari dana perimbangan ditargetkan sebesar RP. 290.556.292.000,- (Dua Ratus Sembilan Puluh Miliar Lima Ratus Lima Puluh Enam Juta Dua Ratus Sembilan Puluh Dua Ribu Rupiah).

Untuk Pendapatan Daerah lain-lain pendapatan daerah yang sah lanjut Payapo, ditargetkan sebesar Rp. 150.083.169.898,- (Seratus Lima Puluh Miliar Delapan Puluh Tiga Juta Seratus Enam Puluh Sembilan Ribu Delapan Ratus Sembilan Puluh Delapan Rupiah) pada Tahun Anggaran 2019.

Dengan demikian Pendapatan Daerah, yang ditargetkan Kab. SBB pada tahun 2019 sebesar Rp. 1.095.639.461.898,- (Satu Triliun Sembilan Puluh Lima Miliar Enam Ratus Tiga Puluh Sembilan Juta Empat Ratus Enam Puluh Satu Ribu Delapan Ratus Sembilan Puluh Delapan Rupiah).

Lanjut Beliau, Kebijakan Belanja Daerah untuk tahun Anggaran 2019 terdiri dari Belanja Tidak Langsung dan Belanja Langsung.

Adapun Anggaran Belanja Tidak Langsung Tahun 2019 dianggarkan sebesar Rp. 567.000.050.821,- (Lima Ratus Enam Puluh Tujuh Miliar Lima Puluh Ribu Delapan Ratus Dua Puluh Satu Rupiah). Sedangkan Anggaran Belanja Langsung Tahun 2019 dianggarkan sebesar Rp. 531.639.411.077,- (Lima Ratus Tiga Puluh Satu Miliar Enam Ratus Tiga Puluh Sembilan Juta Empat Ratus Sebelas Ribu Tujuh Puluh Tujuh Rupiah).

Sehingga Total Belanja Daerah yang dianggarkan sebesar Rp. 1.098.639.461.898,- (Satu Triliun Sembilan Puluh Delapan Miliar Enam Ratus Tiga Puluh Sembilan Juta Empat Ratus Enam Puluh Satu Ribu Delapan Ratus Sembilan Puluh Delapan Rupiah) pada tahun anggaran 2019.

Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2019 mengalami Defisit Anggaran sebesar Rp. 3.000.000.000,- (Tiga Miliar Rupiah).

LEAVE A REPLY