Bupati SBB membuka secara simbolis acara Sosialisasi ini yang ditandai dengan pemukulan gong.

Piru-Bupati Kabupaten Seram Bagian Barat (Kab.SBB) Drs. M. Yasin Payapo M.Pd menghadiri sekaligus membuka acara Sosialisasi Tata Cara Penempatan Pekerja Migran Indonesia (PMI), sesuai dengan prosedur penempatan berdasarkan UU. Nomor 18 tahun 2017 tentang perlindungan Pekerja Migran Indonesia serta informasi peluang kerja ke Malaysia.

Ditandai dengan pemukulan Gong oleh Bupati, Acara tersebut  berlangsung di Gedung Nunusaku Center kota Piru pada Senin siang (29/07/2019).

Selain Bupati, turut hadir dalam kegiatan ini antara lain, Plt. Sekda SBB, H.Sy.Silawane, Aulia Febriana selaku Chief Operatin officer PT Zisra Dwi Jaya, Ketua FGV bidang Ketenagakerjaan wilayah Sabah dan Serawak Tuan Muh. Amin, Chief Executive officer FGV Serawak Tuan Nuruzzaman, OPD lingkup Pemkab SBB, para camat, Kades, Tokoh Pemuda, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama serta undangan Kurang lebih 500 orang.

PT Zisra Dwi Jaya melakukan sosialisasi sekaligus melakukan perekrutan karyawan kurang lebih sejumlah 150 orang calon PMI dari Kab. SBB untuk bekerja pada kebun kepala sawit milik PT. Felda Global Ventures (FGV) Malaysia.

Bupati dalam sambutannya mengatakan “Sebagai pemerintah daerah kami sangat mendukung dan mengapresiasi PT.zisra Dwi jawa yang telah memilih kabupaen SBB untuk bersosialisasi dan merekrut tenega kerja untuk bekerja di Malaysia.”

Bupati SBB saat berkesempatan menyampaikan sambutan.

Pelaksanaan penempatan tenaga kerja ke keluar negeri dilaksanakan dengan didasari UU Nomor 39 tahun 2014 tentang penempatan tenaga kerja dan perlindungan tenaga kerja di luar negeri. “Penempatan dan perlindungan tenaga kerja Indonesia di luar negeri di ataur dalam UU nomor 39 tahun 2014 ” sebut bupati

Lanjut Payapo salah satu cara mengatasi pengangguran adalah menyiapkan lapangan kerja, Program  penempatan dan perlindungan Pekerja Migran indonesia (PMI) bertujuan untuk mengupayakan penyediaan lapangan kerja, peningkatan sumberdaya manusia dan peningkatan kesejahteraan kerja serta hak asasi manusia. “Progam PMI adalah bentuk dari cara penyiapan lapangan kerja untuk mendorong SDM dan kesejahteraan pekerja dan keluarganya” ujar Bupati.

Acara kemudian dilanjutkan dengan mendengarkan materi sosialisasi yang dibawakan dengan konsep Talk show yang dipandu oleh PLT Sekda. Aulia Febriana selaku Chief Operatin officer PT Zisra Dwi Jaya, Ketua FGV bidang Ketenagakerjaan wilayah Sabah dan Serawak Tuan Muh. Amin, Chief Executive officer FGV Serawak Tuan Nuruzzaman didapuk untuk mencari pembawa materi.

Suasana talk show saat sosialisasi.

Sosialisasi lalu ditutup dengan sesi tanya jawab yang disampaikan oleh perwakilan pimpinan OPD, Camat, Kepala Desa, Perwakilan BPD dan Tokoh Pemuda.

 

LEAVE A REPLY