Bertempat di Aula Polres SBB, Bupati Seram Bagian Barat Drs. Moh. Yasin Payapo MSc. pada Rabu (02/10/2019) menghadiri Doa Bersama Forkopimda, Tokoh Lintas Agama dan Tokoh Masyarakat Kabupaten Seram Bagian Barat atas prakarsa Polres SBB, Paska Gempa 6,8 SR pada Kamis (26/09/2019) yang lalu.

Turut mendampingi, Wakil Bupati Timotius Akerina SE MSi, Kapolres SBB AKBP Bayu Tarida Butarbutar SIK beserta Ibu, Wakapolres,  Kepala Pengadilan Negeri Hunipopu, Perwakilan Kodim Persiapan, Perwakilan Kejaksaan, Perwakilan Kalapas Piru, Ketua MUI SBB, ketua PP Muhammadiyah SBB, Imam Masjid Piru La Sanaali dan tokoh masyarakat.

Bupati dan Forkopimda yang turut hadir dalam kegiatan ini.

Doa bersama ini melibatkan para pimpinan agama di daerah ini. Doa diawali oleh Ust. Gani Wael perwakilan Kemenang SBB yang berdoa menurut Agama Muslim, Ketua Klasis Seram Barat Pdt. Ny R. Haliwela STh doa mewakili Kristen Protestan dan Khatolik yg diwakili oleh Suster Henderika.

Kegiatan ini diawali dengan mendengarkan sambutan dari Kapolres SBB. Dalam sambutannya beliau menyampaikan “Saya atas nama pimpinan Polri di daerah ini mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya yang dengan penuh keikhlasan sudah meluangkan waktu untuk menghadiri Acara ini”.

Para pemuka agama yang hadir untuk memimpin doa bersama ini.

“Gempa yang tak kunjung henti-hentinya, dan membuat kepanikan kepada warga, telah menimbulkan ketidaknyamanan dalam kehidupan sehari-hari yang sudah barang tentu menimbulkan rasa was-was dan kondisi tidak aman.” Sambung beliau.

“Untuk itu dalam kesempatan ini kami mengajak kita semua dengan rasa sabar dan penuh keikhlasan memohon kepada Tuhan yang Maha Esa agar menjauhkan kita dari bencana dan mara bahaya dari bencana yang sudah menimpa kita ini.”

Menutup sambutannya beliau berharap “Hikmat yang bisa kita petik dari Doa bersama ini, salah satunya adalah tergalangnya persaudaraan yang lebih akrab diantara kita semua. Mari kita satukan hati dan pikiran kita untuk bagaiman menciptakan kondisi yang aman dan damai di daerah kita ini”.

Acara dilanjutkan dengan sambutan dari Bapak Bupati. Beliau menyampaikan “Pertama-tama kami mengapresiasi apa yang sudah dilakukan oleh Polres SBB ini. Kegiatan seperti sangatlah positif dan memberi kita semua tambahan kekuatan ditengah-tengah bencana yang kita alami ini.

“Sebagaimana kita ketahui, gempa yang terjadi pada Kamis lalu memang tergolong besar dan meninggalkan rasa trauma yang mendalam bagi kita semua. Bahkan masih banyak masyarakat yang masih memilih tinggal di tenda-tenda pengungsian.”

“Hingga saat ini pengungsi yang tercatat ada 103.187 jiwa atau 25.020 KK dan tersebar di 40-an titik pengungsian. Jumlah korban meninggal mencapai 7 orang, luka berat 14 orang dan luka ringan 18 orang.”

“Untuk bantuan kepada para Pengungsi ini, Pemda melalui Posko bantuan di Desa Waimital telah menerima sejumlah bantuan dari berbagai pihak selain dari Pemda sendiri antara lain, Bank BRI, BNI, BPDM, BUMN RI dari juga beberapa pihak lainnya”.

“Bantuan tersebut antara lain ada beras, mie instan, air mineral, terpal, kain kelambu, tikar, selimut, tangki air dan paket sembako serta obat-obatan. Memang belum bisa mengcover semua pengungsi yang ada, tapi akan terus berusaha mencari bantuan dan menyalurkannya kepada yang berhak”

LEAVE A REPLY