Piru-Bupati Seram Bagian Barat Drs. M Yasin Payapo, M.Pd yang didampingi Para Asisten Setda, Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah menghadiri dan meletakan batu pertama pembangunan Rumah Dinas Ketua Klasis Gereja Protestan Maluku Seram Barat Jln. Kabaresi, Kota Piru.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Anggota DPRD Provinsi Maluku Evert Karmite, Anggota Majelis Pekerja Harian Sinode Pdt. Dr. Nick Sidubun, M.Th, Pimpinan Ketua-ketua Jemaat GPM lingkup Klasis seram Barat, Pastor Paroki Piru serta para perwakilan Jemaat GPM se-Klasis Seram Barat dan para undangan lainnya.

Bupati SBB dalam sambutannya mengatakan atas nama Pemerintah Daerah menyampaikan penghargaan dan terima kasih yang tulus kepada kita semua yang berkenan hadir dan memberikan atensi yang besar dalam kehidupan umat beragama di daerah ini, juga kepada MPH Sinode GPM, pimpinan klasis dan jemaat serta semua unsure pelayan dalam klasis GPM Seram Barat, yang turut menyukseskan moment peletakan batu penjuru rumah dinas ketua klasis Seram Barat.

Selain itu Pemerintah Daerah Kabupaten Seram Bagian Barat sungguh mengapresiasi inisiatif dan kerja keras pelayan dan umat di Klasis Seram Barat ini, Juga Panitia Pembangunan serta dukungan dari MPH Sinode GPM untuk membangun Rumah Dinas Ketua Klasis Seram Barat yang baru, demi terpenuhinya kebutuhan pelayanan di Klasis secara efektif.

Kabupaten Seram Bagian Barat merupakan salah satu wilayah yang kondusif, hal ini di topang oleh tingginya komitmen dan kewaspadaan pemerintah dan komunitas keagamaan setempat yang kompak dan bertekad agar suasana rukun yang sudah terbina tidak tercemari oleh factor-faktor luar.

“Untuk Panitia, Jemaat-jemaat bahkan bagi katong samua, jang lupa samua beban dan tanggung jawab par kasih badiri rumah dinas ini adalah tanggungjawab katong bersama, jang baku hitung, jang baku harap gampang apalai sampe pancuri tulang par karja akang tetaplah saling mendoakan, mari saling baku sayang saling baku bage berkat untuk bekerja sama dan bekerja bersama-sama. Tegas Bupati”.

Bupati juga berpesan bahwa sebagai hidup orang basudara mari katong biking deng bae, biking bae-bae dan biking kase bae semua palayanan ini kepada Tuhan Yang Maha Esa.

LEAVE A REPLY