Piru- Bupati Seram Bagian Barat Drs.H.M.Yasin Payapo.S.Pd.M.Pd dalam kegiatannya kemarin meresmikan gedung Pastori atau rumah tinggal Jemaat GPM Elohim Piru. Kamis 27/08/2020

Turut pula hadir pada kegiatan tersebut Ketua Sinode GPM. Pdt.Drs. A.J.S.Werenussa.M.Si, Kadis Kesehatan Kab.SBB dr.Yohanis Tapang. Kepala Litbang Drs. G Pesireron, Kadis Perikanan, Alan Paliama, Kabag Humas Setda Kabupaten SBB, H. Mandaku, Camat Seram Barat, Roni Salenusa, Penjabat Desa Piru, Rianto Manupasa, pendeta se-Klasis Seram Barat dan majelis jemaat GPM Elohim Piru.

Bupati Seram Bagian Barat Drs.Yasin Payapo, M.Pd dalam sambutannya mengatakan peresmian pastori merupakan suatu momentum yang bersejarah, yang diresmikan langsung oleh ketua sinode dan pimpinan daerah di Kabupaten SBB. Pembagunan gedung Pastori/ rumah pendeta merupakan suatu persekutuan umat dalam bingkai persaudaraan yang harus dipupuk di muka bumi, khususnya di tanah Saka Mese Nusa.

“Pemerintah daerah lewat bupati mengucapkan terima kasih atas kerja keras seluruh masyarakat atas kerjasama dalam penangan Covid 19 di Kabupaten SBB yakni sampai saat ini dari 13 orang pasien terkonfirmasi pasitf sudah sembuh semua dan kabupaten SBB telah berstatus zona hijau. Terkait dengan direncanakan menerangi kota kabupaten SBB dengan Lapu jalan agar dibulan Desember ibu kota kabupaten menyambut hari natal dengan terang menerang dan juga akan berkoordinasi dengan lintas tokoh agama untuk membangun tiga bangunan rumah ibadah di ibu kota Kabupaten SBB,” beber bupati.

Sementara itu, Ketua sinode Gereja Protestan Maluku Pdt.Drs. A.J.S.Werenusa.M.Si, yang mana menyampaikan ucapan terimakasih kepada bupati dan jemaat GPM Elohim Piru atas kerjasama sampai diresmikan gedung pastori tersebut.

“Saya mengajak pemimpin umat kristen harus memimpin dengan hati agar menjadi berkat bagi setiap umat, saya juga mengapresiasi kinerja Bupati SBB yang bisa membawa kabupaten SBB mendapat predikat terbaik inovasi dalam tata kelola pemerintahan. Tanggal 6 september 2020 seluruh Jemaat GPM sudah melaksanana ibadah di gedung gereja, namun tetap melaksanakan anjuran pemerintah tetap menerapkan protokol kesehatan Covid 19,”. katanya

LEAVE A REPLY