Piru – Bupati SBB, Drs Moh Yasin Payapo, MPd menghadiri acara Prosesi Antar Dulang  yang diselenggarakan oleh masyarakat Dusun Talaga Piru, Desa Piru Kecamatan Seram Barat pada hari Jumat, 22 Juni 2018. Prosesi ini merupakan prosesi rutin yang dilaksanakan masyarakat setempat setiap tanggal 7 Syawal.

Turut terlihat hadir mendampingi Bupati dan Ibu, beberapa pimpinan perangkat daerah beserta Wakapolres SBB. Ketika tiba di tempat acara, Bupati di berikan pakaian adat Sulawesi Tenggara oleh ketua adat setempat yang kemudian pakaian itu dikenakan langsung oleh Bupati selama prosesi acara. setelah itu Tarian hadrat yang dimainkan oleh remaja- remaja dusun Talaga Piru mengiringi langkah Bupati dan rombongan menuju lokasi acara.

Dusun Talaga memiliki warisan leluhur yang telah turun temurun dilakukan pada perayaan hari ketujuh setelah perayaan Idul Fitri atau yang lebih dikenal dengan Perayaan Tujuh Syawal yang sudah dilangsungkan sejak tahun 1942. Atau lebih terkenal dengan sebutan Perayaan Antar Dulang,  yang memiliki makna dan tujuan sebagai ungkapan syukur kepada Allah SWT atas berkahnya yang luar biasa selama 1 tahun berjalan juga untuk memperkuat tali silahturahmi inter agama, antar agama maupun antar agama dengan pemerintah.

“Inilah kekayaan adat istiadat yang harus terus dilestarikan selama kehidupan manusia berlangsung, sehingga pemerintah daerah akan memberikan perhatian serius untuk kedepannya dapat menjadi sebuah icon bagi pengembangan kabupaten Seram Bagian Barat kearah yang lebih baik lagi” tandas Payapo.

Acara berlangsung meriah dengan diarakkannya 13 dulang yang berasal dari beberapa tokoh masyarakat yang dianggap sebagai pemuka. Arak-arakkan  ke 13 dulang ini diakhiri dengan pembacaan doa pada dulang-dulang tersebut khususnya pada Harwah  (nasi pulut dan telur) yang dianggap sebagai inti dulang. sementara isian dulang lainnya kemudian dibagi-bagikan kepada masyarakat yang turut hadir menyaksikan prosesi dimaksud.

LEAVE A REPLY