Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Seram Bagian Barat (Kab. SBB) kembali menggelar rapat Paripurna V masa sidang II tahun sidang 2019, bertempat di Gedung DPRD Kab. SBB, pada Kamis (25/07/2019). Agenda sidang paripurna kali ini adalah dalam rangka mendengarkan penyampaian kata akhir fraksi-fraksi di DPRD mengenai Raperda tentang Retribusi Pelayanan Tera/Tera Ulang.

Hadir pada sidang tersebut Bupati SBB Drs. M. Yasin Payapo M.Pd, Ketua dan Wakil Ketua DPRD SBB, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FORKOPIMDA) Kab. SBB, Plt. Sekretaris Daerah SBB, serta Pejabat eselon II dan III di lingkup Pemkab SBB.

Pimpinan OPD yang turut hadir selaku undangan.

Diawali dengan menyanyikan bersama lagu Indonesia Raya, sidang kemudian dibuka oleh pimpinan DPRD SBB, Drs. Julius Rotasouw. Sidang kemudian dilanjutkan dengan mendengarkan kata akhir dari ke-delapan Fraksi yang ada di DPRD, yang dengan suara bulat menyatakan menerima Raperda tentang Retribusi Pelayanan Tera/Tera Ulang untuk ditetapkan sebagai Peraturan Daerah (Perda) dengan berbagai catatan serta masukan untuk perbaikan.

Agenda sidang berlanjut dengan mendengarkan sambutan Bapak Bupati SBB atas pendapat akhir fraksi-fraksi di DPRD. Di dalam sambutannya beliau menyampaikan “Setalah mendengarkan kritik dan masukan terhadap Ramperda ini, saya beranggapan bahwa kita semua memiliki pandangan dan semangat yang sama dalam mengoptimalkan sumber-sumber pendapatan daerah sebagaimana diatur dalam undang-undang No. 28 tahun 2009 tentang pajak dan retribusi daerah”.

Bupati SBB saat memberikan sambutan.

“Retribusi Pelayanan Tera/Tera Ulang ini merupakan salah satu sumber pendapatan daerah potensial, dimana kita telah memiliki UPTD Metrologi dan unit Metrologi Legal yang merupakan bagian dari Dinas Perdagangan Perindustrian dan Tenaga kerja” lanjut beliau.

Payapo menambahkan, “Dari delapan pasar tradisional di SBB, empat diantaranya telah mendapat predikat Pasar tertib ukur oleh Kementerian Perdagangan Republik Indonesia. Hal ini tentu memberi kontribusi retribusi dari pelayanan Tera/Tera ulang sekaligus menjamin para konsumen dalam bertransaksi”.

“Bagi pimpinan OPD agar dapat meningkatkan kinerja dalam rangka mendorong naiknya Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan jika ada OPD yang belum memiliki kerangka regulasi terkait pajak dan retribusi daerah, untuk dapat sesegera mungkin menyiapkan Ramperda agar bisa diproses selanjutnya di Bapepamperda DPRD” lanjut Payapo berharap.

Terakhir Bupati atas nama Pemda Kab. SBB, menyampaikan terimakasihnya terkait kerjasama dan kemitraan yang sudah terbangun bersama dengan DPRD dalam rangka ‘kase bae’ SBB tercinta ini.

Sidang kemudian berlanjut dengan pembacaan Persetujuan DPRD oleh Ketuanya lewat surat keputusan DPRD SBB No. 170/03/KTPS-DPRD/SBB/2019 tentang persetujuan atas Raperda tentang Retribusi Pelayanan Tera/Tera Ulang, yang kemudian oleh Ketua DPRD diserahkan kepada Bupati SBB.

Usai peserta Sidang Paripurna menyanyikan bersama lagu Bagimu Negeri, sidang ini kemudian ditutup dengan ketukan palu oleh Ketua DPRD dan jabat tangan antara Bupati dan DPRD.

Bupati saat berjabat tangan dengan para anggota DPRD.

LEAVE A REPLY