PIRU : Dalam rangka memperingati HUT Kabupaten Seram Bagian Barat yang ke 17 Tahun maka DPRD Kabupaten Seram Bagian Barat bersama Pemerintah Daerah menggelar Rapat Paripurna HUT 17 Tahun Kabupaten Seram Bagian Barat. Rapat Paripurna HUT Kabupaten SBB dipimpin oleh Ketua DPRD SBB Abdul Rasyid Lisaholet. Piru 17/01/2021.
Dalam penyampaian Pelaksanaan rapat Paripurna mengatakan, perayaan HUT Kabupaten Seram Bagian Barat yang ke 17 Tahun 2021 ini sangat berbeda dimana kita semua berada dalam situasi pendemik Covid-19 namun tidak itu tidak mengurangi esensi sidang Paripurna Memperingati HUT Kabupaten Seram Bagian Barat.

“Keberhasilan-keberhasilan yang telah diraih merupakan referensi kita semua untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat bangsa dan negara terlebih khususnya masyarakat di Kabupaten Saka Mese Nusa”, kata Lisaholit.
Sementara itu Bupati Kabupaten Seram Bagian Barat Drs.Moh Yasin Payapo dalam sambutannya menyampaikan Kabupaten Seram Bagian Barat sekarang dalam usia ke 17 Tahun tentunya akan muncul berbagi perubahan dalam aspek fisik dan perilaku kehidupan baik kondisi sosial, ekonomi, budaya, politik, keamanan dan ketertiban.
” Pada masa kepemimpinan telah memasuki 4 Tahun ini dalam menata Daerah Kabupaten Seram Bagian Barat dengan Visi dan Misi Par Kas Bae SBB melalui Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) yang sudah berjalan dan diimplementasikan. Banyak hal yang telah dibangun dengan tujuan mewujudkan masyarakat SBB yang berbudi pekerti luhur dan bermartabat.
Dijelaskan pada bidang kesehatan telah dibangun 10 unit puskesmas modern yang tersebar di 10 Kecamatan, Sedangkan untuk Kecamatan Kairatu Barat telah dibangun sebelumnya yang akan diboboti dengan sarana dan prasarana yang sama pula dengan puskesmas modern, Tuturnya.
Dalam bilang Perikanan Pemerintah Daerah telah memberikan bantuan kepada masyarakat pesisir dan pulau-pulau terpencil berupa Alat pancing tonda, mesin ketinting serta coolbox dan bagi masyarakat pegunungan dikembangkan budidaya ikan air tawar dengan penyediaan 419 kolam benih ikan nila termasuk akses perbankan melalui kartu nelayan.
Disampaikan dalam bilang perumahan telah dilakukan pembangunan rumah layak huni sebanyak 1.654 unit dari 7642 unit rumah berdasarkan data BPS Tahun 2020 sehingga rumah layak huni yang tersisa 5.988 yang harus dibenahi di tahun selanjutnya, Ucapnya.
Dalam bidang prasarana Pemda SBB telah membangun pasar modern sebanyak 10 unit dan Pasar tradisional (pasar rakyat) sebanyak 18 unit yang tersebar di 11 kecamatan.
Diakhir sambutannya dirinya menghimbau kepada seluruh masyarakat Saka Mese Nusa untuk terus meningkatkan kebersamaan, rekatan persatuan dan kesatuan yang kebhinekaan serta terus membina budaya pela gandong sebagai wujud hidop orang basudara di Bumi bertajuk Saka Mese Nusa ini. Tutupnya

LEAVE A REPLY