PIRU. Musyawarah Perencanaan Pembangunan merupakan kegiatan rutin yang biasa dilakukan oleh Pemerintah Daerah melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kab. SBB setiap tahun anggaran. Semoga Musrenbang Kabupaten tahun ini bisa menjawab kebutuhan essensial dari seluruh masyarakat Kabupaten Seram Bagian Barat, kata Bupati Seram Bagian Barat, Drs. H. Yasin Payapo, MPd dalam arahannya pada acara Pembukaan Musyawarah Perencanaan Pembanguna Daerah ( Musrenbang ) Rencana Kerja Pemerintah Daerah ( RKPD ) Tahun 2019.

Acara Pembukaan Musrenbang RKPD Tahun 2019 ini dilaksanakan di Aula Lantai III Kantor Bupati Seram Bagian Barat pagi ini.

Bupati mengatakan, ada fenomena yang berkembang terkait dengan persepsi masyarakat tentang penyelenggaraan kegiatan musrenbang di tingkat desa dan kecamatan yang oleh sebagian masyarakat dianggap hanya sebagai formalitas saja, pemenuhan mekanisme perencanaan secara simbolik semata serta terjadi pemusatan pembangunan pada tempat-tempat tertentu saja. Hal ini mencerminkan adanya keterisolasian dalam masyarakat dari tahun ke tahun.

Ini Musrenbang RKPD pertama dalam masa kepemimpinan saya dan wakil bupati, saya minta kepada seluruh OPD agar seluruh program yang dibahas dalam musrenbang ini harus sesuai dengan kondisi riil masyarakat. Karena kita adalah pelayan maka jadilah pelayan yang baik bagi masyarakat, kata Bupati SBB tegas.

Terkait dengan tema yang diusung pada penyelengaraan Musrenbang RKPD Tahun 2019 ini, Bupati mengatakan Peningkatan Kualitas SDM, bukan kemampuan intelektualnya saja yang dibenahi akan tetapi juga kemampuan moralitas dan kemampuan etika.

Kejujuran dan keikhlasan, hormat menghormati antar satu dengan yang lain. Loyalitas dan Moralitas yang saat ini kita butuhkan untuk membangun SBB karena masih banyak yang katong harus bikin bae,  masih banyak yang harus katong benahi, kata Bupati tegas.

Kondisi riil dan faktual yang ada dilapangan itu harus benar-benar dicermati dengan hati nurani kemudian disimpulkan sehingga ini betul-betul bisa mengakomodir semua yang ada di Kabupaten SBB, lanjutnya.

Musrenbang desa dan kecamatan sudah kita lewati, hari ini diselenggarakan musrenbang kabupaten. Kita mau pastikan bahwa kebutuhan rill yang dilapangan terakomodir kepentingan-kepentingan masyarakat. Oleh karena itu saya butuhkan kejujuran, keikhlasan dari setiap OPD dalam menatap kehidupan masyarakat di Kabupaten Seram Bagian Barat tercinta.  Ini tanggungjawab kita. Kita pastikan bahwa ada dampak yang dirasakan oleh masyarakat SBB terhadap penyelenggaraan musrenbang kabupaten yang diselenggarakan hari ini, kata Bupati.

Sebelum memulai diskusi dan mengakhiri arahannya, Bupati mengajak seluruh peserta musrenbang RKPD agar merenungkan apa yang terjadi selama ini. Jadikan arti orang-orang yang belum pernah kita layani yang sedang menunggu program-program pemerintah di bangun diwilayahnya. Kembali lagi Bupati tegaskan dan tekankan kepada seluruh OPD agar menjadi pelayan yang baik bagi masyarakat di Bumi Saka Mese Nusa ini.

Setelah memberikan arahan, Bupati Seram Bagian Barat didampingi oleh Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, Kapolres dan Kepala Bappeda Kab. SBB membuka acara Musrenbang RKPD Tahun 2019 dengan memukul tifa.

LEAVE A REPLY