Piru- bertempat di gedung Hatutelu Kota Piru, Kabupaten Seram Bagian Barat, Bupati dengan resmi melepaskan jamaah calon haji Kabupaten Seram Bagian Barat tahun 1439 Hijriyah/2018 Masehi.

Turut hadir dalam pelepasan tersebut Staff Ahli Bupati, para Asisten Setda SBB, Kepala Kantor Kementerian Agama kabupaten SBB beserta Jajaran, Sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemda SBB, Para camat, pendamping calon haji, keluarga calon haji, 105 calon haji dan para undangan lainnya.

Dalam sambutannya Bupati Seram Bagian Barat mengatakan keberangkatan 105 orang jamaah calon haji merupakan awal dari rangkaian perjalanan ibadah haji dengan niat mengharapkan ridha Allah Subhana Wata’Alla tidak lebih dan tidak mengarah  kepada hal yang tidak relevan dengan status kita sebagai hamba Allah SWT.

Ibadah haji merupakan rukun Islam yang ke lima, diwajibkan bagi yang mampu melaksanakannya, baik segi ekonomi dan kesehatan baik fisik maupun mental. Disamping itu, harus memenuhi persyaratan , baik syarat dlam ketentuan syariat maupun syarat yang ditetapkan pemerintah.

Calon haji hendaknya dapat memahami hakikat dari ibadah haji itu sendiri, yaitu beribadah secara total. Bukan hanya ibadah yang melibatkan fisik semata seperti tawaf dan sa’i tetapi juga ibadah batin yaitu wukuf. Kesemua bentuk ibadah itu berakhir pada kontrak atau perjanjian kita sebagai hamba Allah yang mentaati segala perintahNya.

Bupati berpesan kepada jamaah calon haji agar selama berada di tanah suci selalu menjaga kesehatan karena suhu udara sangat berbeda dengan di tanah air. Untuk itu diharapkan kepada jamaah calon haji agar dapat selalu berkoordinasi dan berkomunikasi dengan para tugas medis yang mendampingi apabila ada sesuatu hal yang dirasa menggangu kesehatan.

Bupati berharap semua Jamaah Calon Haji dapat melaksanakan semua prosesi dan tahapan ibadah dengan baik sehingga akhirnya mendapat predikat mabrur dan mabrurah.

LEAVE A REPLY