Piru- Bupati Seram Bagian Barat Drs,M, Yasin Payapo,M.Pd di dampingi para Asisten Setda dan sejumlah Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemkab SBB, menghadiri sekaligus membuka dengan resmi kagiatan Diseminasi Layanan Kenotariatan di Kabupaten Seram Bagian Barat Tahun 2018 yang di laksanakan oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia, Kantor Wilayah Maluku, di aula penginapan Mentari Piru.

Dalam sambutannya bupati mengatakan UUD Negara republik Indonesia Tahun 1945 menyatakan secara tegas bhwa Negara Republik Indonesia adalah Negara hukum, yang pada prinsipnya menjamin kepastian, ketertiban, dan perlindungan hukum, kepastian, ketertiban dan perlindungan hukum tersebut memerlukan adanya alat bukti yang menetukan dengan jelas hak dan kewajiban seseorang sebagai subjek hukum dalam masyarakat. Notaris adalah pejabat umum yang berwenang untuk membuat akta autentik sejauh pembuatan akta autentik tidak di khususkan bagi pejabat umum lainnya.

Sedangkan akta notaris adalah akta autentik yang merupakan alat bukti tertulis dengan kekuatan yang merupakan alat bukti tertulis dengan kekuatan pembuktian sempurna. Dengan demikian apa yang dinyatakan dalam akta notaris harus dapat diterima, kecuali pihak yang berkepentingan dapat membuktikan hal yang sebaliknya secara memuaskan dihadapan persidangan pengadilan.

Kata Bupati juga, notaris seharusnya berperan aktif dalam menjamin keadilan dan rasa aman di tengah-tengah masyarakat. Seiring berjalannya waktu dan timbulnya banyak permasalahan hukum yang melibatkan notaris dalam rana pidana maka sangat penting bagi seorang notaris memiliki kapabilitas dalam pelaksanaan jabatannya agar tidak dipengaruhi oleh apapun dan tidak tergoda kepada materi sehingga tidak terjebak dalam masalah hukum.

“Notaris sebagai pejabat publik berperan mengakomodasi perbuatan uokum perdata yang dilakukan oleh masyarakat sebagai bukti pelayanan kenotariatan kepada masyarakat. Akta autentik yang dibuat oleh notaris, banyak masyarakat maupun pengguna jasa hukum tidak mengetahui apa itu hukum dan layanan yang diberikan oleh notaris, walaupun notaris mempunyai keyakinan bahwa semua orang mengetahui hokum ha ini disebabkan karena tingkat pendidikan dan pengetahuan setiap orang berbeda-beda. ” jelas Bupati.

LEAVE A REPLY