PIRU-Bupati Seram Bagian Barat Drs. Moh Yasin Payapo,M.Pd berkesempatan membuka secara resmi Konferensi Wanita Katolik Republik Indonesia (WKRI), Cabang Piru yang ke IV diaula pertemuan penginapan mentari Piru pekan kemarin.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Asisten I Setda Kabupaten Seram Bagian Barat, Drs. Paulus C Pical. M,Si, Ketua Korwil Wanita Katolik RI Provinsi Maluku Lies Ulahayanan , Ketua Klasis Seram Bagian Barat, Pastor Paroki Piru, serta para undangan organisasi perempuan yang ada dikabupaten Seram Bagian Barat.

Dalam sambutannya Bupati Seram Bagian Barat menghimbau agar masyarakat tetap mengamalkan nilai-nilai kesakralan agama dan hidup teroransi inter umat beragama demi mewujudkan Kabupaten Seram Bagian Barat yang damai, sejahtera dan Harmonis.

“Kabupaten Seram Bagian Barat Memiliki beraneka ragam suku, agama, ras dan budaya yang dapat disatukan dalam satu kekuatan untuk membangun Kabupaten Seram Bagian Barat kedepan, kekuatan yang besar itu dapat diikat dalam sebuah kekerabatan dan  kebersamaan demi mencapai kesejahetraan bagi seluruh masyarakat Seram Bagian Barat”. Katanya.

Selain itu Bupati Seram Bagian Barat mengingatkan kepada kaum perempuan Kabupaten Seram Bagian Barat untuk tetap berpegang pada norma-norma yang baik, dimana ada nilai baik dan tidak baik. Nilai yang baik selalu melalui norma dan aturan, makanya agama menjadi pondasi bagi seluruh umat manusia dalam melakukan kebaikan. Sebab semua agama yang berlaku di Indonesia selalu mengajar umatnya untuk berbuat baik.

Untuk itu, dalam rangka menjaga keharmonisan dan kebersamaan masyarakat Seram Bagian Barat, maka pemerintah Kabupaten Seram Bagian Barat mengangkat program toleransi antar umat beragama dengan umat beragama, dan inter beragama inter umat beragama dengan pemerintah agar dapat mengikat nilai-nilai sakral hidup beragama. Agar nanti kesejahteraan, keteraturan hidup dapat dicapai  secara maksimal.

LEAVE A REPLY