PIRU- Bupati Seram Bagian Barat Drs. Moh Yasin Payapo,M.Pd, mengingatkan kepada Kades Se-Kabupaten Seram Bagian Barat untuk dapat mengelola Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) dengan baik dan tepat sasaran.

Penyataan Bupati tersebut dilontarkan kepada Camat, Kades dan Pendamping Desa yang sementara hadir dalam kegiatan Raker Pemerintah dan kecamatan Se-Kabupaten SBB tahun 2017.

“Berdasarkan data Badan Pemeriksaan Keuangan Republik Indonesia (BPKRI) tahun 2017, terdapat temuan kurang lebih 230 kepala desa yang terjaring kasus korupsi Dana Desa dan Alokasi Dana Desa . dari data diatas, bupati berharap kepada seluruh kepala desa agar gunakanlah anggaran yang diterima dengan sebaik-baiknya sesuai aturan yang berlaku, agar ketikka diaudit oleh Badan Pemeriksaan Keuangan tidak ada satu kepala desa diwilayah Kabupaten Seram Bagian Barat yang terjerat kasus Korupsi”. Tegas Bupati.

“Untuk itu, semua aparatur pemerintah desa diminta teliti dan hati-hati dalam penggunaan dana desa dan alokasi dana desa. Penggunaannya Harus sesuai dengan ketentuan yang berlaku agar masyarakat dapat merasa puas dengan pelayanan aparatur desa.”

“Bupati meminta kepada para Camat, pendamping desa dan para BPD agar dapat mengawal proses penggunaan anggaran baik Dana Desa maupun Alokasi Dana Desa dan jangan segan-segan menegur  para kepala desa yang secara langsung kedapatan menyalahi aturan yang berlaku”. pinta Bupati

Bupati juga turut mengingatkan kepada Camat dan Kades tentang dua event besar yang akan dilaksanakan yaitu pelaksanaan Pesparawi tingkat provinsi Maluku serta pelaksanaan pemilihan kepala desa serentak yang dilaksanakan di Kabupaten seram bagian Barat pada bulan November tahun 2017. Diharapkan kedua agenda tersebut dapat berjalan sukses, aman, tertib dan lancar.

“Ini dalah tugas dan tanggungjawab kita bersama, baik itu pemerintah daerah, perangkat kecamatan, desa dan BPD se- Kabupaten Seram Bagian Barat.” harap Bupati.

LEAVE A REPLY