PIRU-Peresmian Baileo Negeri Lohiatala ” Nian Sisin Salaputa desa Lohiatala” (Tempat Pertemuan dalam menyelesaikan permasalahan di negeri Lohiatala) oleh Bupati Seram Bagian Barat, Drs. M. Yasin Payapo, M.Pd, dalam rangka melestarikan kearifan lokal Daerah. Yang dihadiri oleh Kepala Pelestarian Budaya Maluku,Kementrian Pendidikan dan kebudayaan,Jane Pettypelohy. Dan di lanjutkan dengan pengguntingan pita serta penandatanganan prasasti oleh Bupati Kab. Seram Bagian Barat sabtu (30/9).

Baileo merupakan tahta dan karya leluhur yang dapat membangun karakter dan jati diri bangsa di daerah setempat hal ini di sampaikan Jane Pettypelohy kepala pelestarian budaya maluku,kementrian pendidikan dan kebudayaan provinsi maluku saat menyampaikan sambutan dalam acara peresmian baileo desa Lohiatala.

Selai itu dirinya juga mengatakan bahwa Baileo merupakan Budaya Maluku perlu dilestarikan dan dijaga karena balio merupakan perwujudan dari sosial karakter anak adat yang ada di provinsi maluku dengan Tekstur tertanda di baileo negeri menanda banyak makna tersendiri yang memiliki ciri khas tersendiri daerah tersebut.

Pembangunan Baileo merupakan bentuk perhatian khusus dari Pemerintah Pusat dalam melestarikan kearifan lokal budaya Maluku untuk di promosikan ke wisatawan lokal maupun Manca Negara papar pettypelohi.

Tambahnya Filosofi Kab. Seram Bagian Barat yaitu Saka Mese Nusa menandakan makna Mari Kita Jaga Bae Bae Negeri ini. Dalam arti lain diharapkan generasi dan Masyarakat seluruhnya dapat menjaga negeri ini, baik alam maupun Budaya lokal yang ada.

Diharapkan Dengan berdirinya baileo negeri loihatala kiranya dapat dimanfaatkan sesuai fungsinya sehingga masarakat merasa memiliki negeri adat dan dapat melestarikan budaya lokal Lohiatala, haranya.

Bupati Kabupaten Seram Bagian Barat Drs.M Yasin Payapo M.Pd mengungkapkan Sebagai anak negeri bertanggung jawab melestarikan kembali pranata adat daerah masing-masing yang berada di bumi rempah yang saat ini kita tempati selain itu Pemerintahan Maluku telah berkomitmen mendukung pemerintah adat dan budaya. Karena memiliki eksistensi kuat serta dapat mempersatukan tali persaudaraan umat ungkap Bupati Seram Bagian Barat

Tambahnya Kearifan Budaya Lokal Masyarakat dapat membantu pembangunan daerah maupun propinsi.untuk itu Peresmian Baileo ini hendaknya dapat menumbuhkan nilai nilai yang terkandung, yakni Pela, gandong, Patita, Masohi, saling memahami, saling mempercayai, sebagia mana pepata Maluku, Cubit di kuku rasa di daging, Sagu salempeng dibagi dua. Baileo rumah adat ini dapat menjadi ciri khas, dan identitas tersendiri adat daerah masing masing. Tempat tersebut merupakan momentum dalam melestarikan adat budaya dan kearifan lokal dan peradaban sejarah masyarakat lohiatala papar Bupati Seram Bagian Barat.

LEAVE A REPLY