TANIWEL- Balai Desa Soapatu merupakan salah satu sarana penunjang musyawarah perencanaan pembangunan, penyelenggaraan pemerintahan dan pembinaan kemasyarakatan di desa, sebab wadah tersebut akan selalu menjadi tempat pertemuan maupun komunikasi antara pemerintah dengan masyarakat terkait hal-hal yang urgen dan prioritas yang akan dibicarakan guna mendapatkan permufakatan bersama. Hal ini dikatakan oleh Bupati Seram Bagian Barat Drs. M Yasin Payapo.M.Pd ketika meresmikan Balai Desa Soapatu, Desa Solea, Kecamatan Taniwel Timur.

Bupati Seram Bagian Barat juga turut memberikan apresiasi yang tinggi kepada jajaran pemerintahan Desa Solea bersama BPD Solea, tokoh masyarakat dan warga desa solea yang telah berhasil membangun balai desa yang cukup representative. Semogga hal ini terus menjadi model atau contoh yang baik bagi desa-desa lain dikecamatan Taniwel Timur.

“Pemerintah telah memberikan perhatian yang cukup besar dalam rangka percepatan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di desa, dengan mengucurkan program dana desa dan peningkatan alokasi dana desa secara nasional dan hasilnya sudah bisa dirasakan langsung oleh masyarakat baik berupa pembangunan infrastruktur, pemberdayaan dan pembinaan warga desa.” Kata bupati.

Lanjutnya, dana desa dan alokasi dana desa diberikan dalam jumlah yang cukup besar secara bertahap akan mempercepat pembangunan desa dalam peningkatan kesejahteraan serta kualitas sumber daya masyarakat desa. Untuk itu  masyarakat memiliki hak untuk mengontrol pengelolaan dana desa dan alokasi dana desa disetiap desanya, tentunya saja dilakukan dengan arif, korektif dan sesuai aturan.

Dirinnya juga memerintahkan badan pemberdayaan masyarakat desa untuk sementara menangguhkan proses pemilihan kepala desa sampai selesainya pesta paduan suara gerejawi (Pesparawi) X di Kabupaten Seram Bagian Barat, dan secepatnya akan kembali di proses sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Untuk itu, Bupati berharap kedepan pemanfaatan dana desa dan alokasi dana desa lebih banyak untuk meningkatkan pemberdayaan masyarakat dan menjadi stimulant bagi usaha mikro dan industry rumah tangga khususnya bagi kegiatan pemberdayaan kaum perempuan melalui gerakan PKK desa, juga keterlibatan kelompok pemuda atau jujaro mungare di desa.

LEAVE A REPLY