Kairatu- Danrem 151/Binaiya Brigjen TNI Arnold A. P Ritiauw melakukan giatnya di Dodiklatpur Rindam XVI/Pattimura Kecamatan Kairatu guna membuka latihan penanggulangan Bencana Alam Korem 151/Binaiya TA.2020.

Turut hadiri dalam kegiatan tersebut yakni Kasi Ops Korem 151/Binaiya Kolenel Inf Carles B.P. Sagala, Kasi Ter Rem 151/Binaiya Kolonel Infanteri Joki Pesolima, Kasi log Rem 151/Bny Kolonel Cba Agung Maryono, Kasi Intelrem 151/Bny Kolonel Inf Hendra ferdinandus. Dandim 1502 Masohi Letkol Inf Nunung Wahyu Nugroho SE.MSi, Dansadik Dokdiklatpur Rindam XVI/Ptm Letkol Inf Edwin Charles.

Kegiatan latihan tersebut dilakukan berdasarkan Surat perintah pangdam XVI/Pattimura Nomor Sprin/1822/Ix/2020 tanggal 3 September 2020 tentang perintah merencanakan, latihan penanggulangan bencana alam satuan TA. 2020 dan merupakan Program kerja korem 151/binaiya TA. 2020 bidang operasi khususnya tentang bidang latihan dengan tujuan dapat memelihara dan meningkatkan kemampuan satuan teritorial dalam merencanakan,menyiapkan dan melaksanakan penanggulangan bencana alam.

Dimana sasaran latihan agar dapat mencapai kuantitatif 300 orang personel korem 151/binaiya dan kualitatif memahami dan mampu melaksanakan proses pengambilan keputusan taktis dalam perencanaan operasi penanggulangan bencana alam. Personil dapat memahami dan mampu melaksanakan komando dan pengendalian operasi dalam penanggulangan bencana
alam, personil mampu dalam melaksanakan pengambilan keputusan komandan dengan cepat dan tepat dalam penanggulangan bencana alam serta dapat memahami prosedur penanganan bencana alam tsunami serta mendapat materi latihan yaitu teknik, prosedur dan mekanisme permintaan dan pemberian bantuan kepada Pemda dalam rangka penanggulangan bencana alam.

Teknik, prosedur dan mekanisme penanggulangan bencana alam, K3I (Komando, Kendali, Komunikasi dan Informasi), Macam, sifat, metode dan tingkat latihan. Macam Latihan taktis dengan pasukan, Metode Ceramah, audio visual dril teknis dan drill taktis serta Sifat Satu pihak dikendalikan dengan Bentuk Paralel serta Waktu pelaksanaan latihan dilaksanakan selama 5 hari, yang di mulai tanggal 2 sampai dengan 6 Nonember 2020. Peserta latihan mencapai Penyelenggara 75 orang dan Pelaku 300 orang sehingga Jumlah 375 orang, giat tersebut juga di laksanakan Peryataan Pembukaan Latihan serta Penyematan Tanda Perseta Latihan. Hal ini disampaikan oleh Dandrem 151/Binaya.

Katanya pula, pada kesempatan yang baik ini, marilah kita panjatkan puji syukur kehadirat Tuhan yang maha Esa, karena hanya atas rakhmatnya dan karunia-nya pada hari ini kita dapat mengikuti pembukaan Latihan Penanggulangan Bencana Alam Korem 151/Binaiya Tahun 2020 dalam keadaan sehat walafiat. Latihan penanggulangan bencana alam Korem 151/Binaiya ini bertujuan untuk Memelihara dan meningkatkan kemampuan Satuan Teritorial dalam merencanakan, menyiapkan dan melaksanakan penanggulangan bencana alam.

Selain itu juga melatih Unsur/Komponen dan Instansi terkait lainnya serta masyarakat dalam menghadapi kemungkinan terjadinya bencana alam di Maluku. Latihan ini juga menyiapkan dan menguji protap/SOP (Standart Operasional Prosedur) penanggulangan bencana alam serta terwujudnya rasa kebersamaan, senasib dan sepenanggungan dari seluruh lapisan masyarakat di wilayah Provinsi Maluku.

Selanjutnya, Latihan ini sangat penting dikaitkan dengan kondisi wilayah Provinsi Maluku yang merupakan daerah rawan bencana gempa bumi yang sewaktu-waktu bisa terjadi, sehingga dibutuhkan kesiapsiagaan yang tinggi oleh seluruh unsur/komponen untuk meminimalisir atau membantu korban yang ada. Adapun latihan ini akan dilaksanakan dengan menggunakan metode drill teknis dan taktis dengan pasukan satu pihak dikendalikan yang melibatkan seluruh personil TNI di wilayah Maluku, serta perkuatan dari pemerintah daerah.

“Dengan adanya latihan ini, saya berharap peserta latihan dapat meningkatkan pemahaman, wawasan dan lebih mengerti taktik dan teknik serta mekanisme penanggulangan bencana alam dan dapat mengaplikasikannya di lapangan dalam rangka tugas penanggulangan bencana alam secara menyeluruh, karena para peserta akan dibekali beberapa materi pengetahuan dan keterampilan tentang penanganan bencana alam, sehingga para peserta latihan memiliki bekal pengetahuan dan keterampilan teknis yang cukup dan memadai”,harapnya.

Latihan ini harus dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya, baik materi pembekalan maupun praktek Geladi Lapangan yang realistis, diharapkan seluruh peserta latihan benar-benar dapat memahami tugas dan perannya dalam pelaksanaan di lapangan, sehingga setiap tindakan yang diambil oleh para unsur/komponen yang tergabung dalam Satgas PBA benar-benar dapat akurat dan memenuhi apa yang telah ditentukan. Kepada penyelenggara maupun pelatih agar mampu secara kreatif dan inovatif memberikan materi-materi latihan dan tugas-tugas serta target-target operasi (TO) yang realistis sesuai dengan tuntutan tugasnya.

“Mengingat pentingnya latihan ini, saya mengharapkan kepada penyelenggara latihan dan pelaku agar melaksanakan latihan ini dengan motivasi, dedikasi dan rasa tanggung jawab yang setinggi-tingginya, sehingga tujuan dan sasaran pelaksanaan latihan dapat tercapai sesuai harapan kita bersama. Mengakhiri amanatnya Danrem 151/Binaiya Brigjen TNI Arnold A. P Ritiauw, mengatakan” Akhirnya kepada para peserta Latihan saya ucapkan “selamat berlatih”, semoga Tuhan Yang Maha Esa, senantiasa memberikan bimbingan, petunjuk dan perlindungan-nya kepada kita sekalian dalam melanjutkan pengabdian demi kejayaan Bangsa dan Negara. Tutup Danrem

LEAVE A REPLY