Piru – Pendekatan Community Led Total Sanitation (CLTS) merupakan implementasi pendekatan yang digunakan dalam Strategi Nasional STBM mendukung pembangunan sanitasi berbasis masyarakat di Indonesia dan telah diimplementasikan oleh berbagai stakeholder antara lain WALIC-2, CWSHP, PRO Air, UNICEF, beberapa LSM di Indonesia, Pemerintah Daerah, Perguruan Tinggi, termasuk di seluruh kabupaten di Indonesia.

Dalam program STBM salah satu pendekatan yang dilaksanakan di masyarakat adalah CLTS yang merupakan kegiatan utama komponen B (Peningkatan kesehatan, perilaku higienis dan pelayanan sanitasi dengan indikator : bertambahnya jumlah masyarakat yang mempunyai akses terhadap perbaikan fasilitas sanitasi yang dibedakan berdasarkan status sosial ekonomi, presentasi dari target masyarakat yang bebas dari perilaku BAB sembarangan.

Dinas Kesehatan Kabupaten Seram Bagian Barat sejak tanggal 21 Oktober sampai dengan 7 Desember 2019, bertempat di tiga kecamatan yakni Huamual, Taniwel dan Taniwel Timur menggelar kegiatan 5 pilar STBM, dengan total peserta 469 orang yang terdiri dari masyarakat, petugas kesehatan lingkungan yang membidangi kegiatan CLTS, tokoh masyarakat, tokoh agama, anggota puskesmas yang belum pernah mengikuti kegiatan pemicuan 5 pilar STBM.

Kepala Seksi Penyehatan Lingkungan Dinkes Kab SBB, A. Wahab Waliulu, SKM

Menurut Kepala Seksi Penyehatan Lingkungan Dinas Kesehatan Kabupaten Seram Bagian Barat, Abdul Wahab Waliulu, SKM , berdasarkan Keputusan Menteri Kesehatan RI nomor 852/Menkes/SK/IX/2008 tentang Strategi Nasional STBM, kegiatan STBM mencakup 5 pilar yakni : Tidak buang air besar (BABs) sembarangan, Mencuci tangan pakai sabun, Mengelola air minum dan makanan yang aman, Mengeluarkan sampah dengan benar, dan Mengelola lomba cair rumah tangga dengan aman.

Lebih lanjut Waliulu mengatakan bahwa komponen kegiatan dalam STBM ini meliputi advokasi, sosialisasi, capacity building, implementasi dan momen. “Dalam rangka mendukung implementasi kegiatan STBM diperlukan capacity building, salah satu diantaranya adalah orientasi pelatihan pelaksanaan CLTS di tingkat kecamatan dan desa bagi masyarakat dalam mendukung program kesehatan lingkungan untuk meningkatkan kepedulian masyarakat dalam 5 pilar STBM (Sanitasi Total Berbasis Masyarakat)”. Urai Waliulu.

Tim STBM Kab SBB

 

Adapun tujuan diselenggarakan kegiatan ini adalah tersedianya tenaga STBM di tingkat desa yang mampu untuk memfasilitasi kegiatan pemicuan di tingkat desa dan dusun. sementara manfaat yang diharapkan adalah masyarakat berdaya dan mandiri dalam menyelesaikan permasalahan sanitasi yang dihadapi. Selain itu masyarakat juga menyadari akan pentingnya berperilaku higienis dalam meningkatkan derajat kesehatan, lanjut Waliulu.

LEAVE A REPLY