PIRU: Dinas Kesehatan Provinsi Maluku mengelar kegiatan advokasi untuk mendorong Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) kepada para peserta lintas Program dan lintas sektor di kabupaten Seram Bagian Barat yang berlangsung di gedung Balai Desa Neniari (4/4/2018).

Kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat dengan adanya upaya-upaya peningkatan kesehatan masyarakat melalui kebijakan wawasan kesehatan yang didukung oleh berbagai pemangku kepentingan pada lintas sektor maupun program dengan menggunakan dana APBN Satker 03 Dinas Kesehatan Provinsi Maluku tahun Anggaran 2018.

Menurut Kepala Bidang Kesmas Provinsi Maluku dr. Rosdiana Perau,M.Kes dalam arahannya mengatakan, Sehat bukanlah tujuan hidup namun sehat adalah syarat yang harus dipenuhi untuk dapat hidup produktif. Kesehatan memiliki dampak yang besar terhadap sosial dan ekonomi masyarakat.

Untuk itu, pembangunan kesehatan tidak dapat dilaksanakan sendiri oleh aparat kesehatan. Pembangunan kesehatan pada hakekatnya adalah upaya yang dilaksanakan oleh semua komponen Bangsa Indonesia yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran, kemauan dan kemampuan hidup sehat bagi setiap orang agar terwujud derajat kesehatan masyarakat, sebagai invenstasi bagi pembangunan sumber daya manusia yang produktif secara sosial dan ekonomis.

“Permasalahan pembangunan kesehatan di Indonesia seperti kemiskinan, kurang gizi, penyakit menular dan rendahnya pengetahuan, keterampilan masyarakat dalam berperilaku hidup bersih dan sehat serta kemampuan untuk mengenali permasalahan yang terjadi dan upaya untuk mengatasinya. Karena Pembangunan kesehatan tidak dapat dilaksanakan sendiri oleh sektor kesehatan tetapi secara bersama-sama dengan membentuk jejaring kerjasama, baik dengan Lintas Sektor, maupun Lintas Program. Sehingga kita dapat meningkiatkan derajarat kesehatan masyarakat di provinsi maluku agar dapat sejajar dengan daerah-daerah lain di Indonesia.”. Jelas Perau.

Katanya pula, Dinas Kesehatan Provinsi Maluku menggelar kegiatan advokasi PHBS di Kabupaten Seram Bagian Barat dilandasi dengan berbagai program pemerintah yang dikembangkan dengan melibatkan masyarakat dan pemangku kepentingan di berbagai jenjang administrasi, agar suatu program tetap berkelanjutan sampai mencapai tujuan yang diharapkan.

LEAVE A REPLY