PIRU-Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (DISKOP UKM) Provinsi Maluku melalui DISKOP UKM Kabupaten Seram Bagian Barat (Kab. SBB) pada Selasa (10/11/2019) menyelenggarakan dua kegiatan pendidikan dan pelatihan sekaligus.

Adapun kegiatan yang dimaksud antara lain “Pendidikan dan Pelatihan Perkoperasian Bagi Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM)” serta “Pendidikan dan Pelatihan Kewirausahaan di Bidang Perikanan dan Kelautan”.

Bertempat di Ruang Serbaguna Dinas Perikanan Kabupaten Seram Bagian Barat, kegiatan ini rencananya akan dilaksanakan selama tiga hari dari tanggal 10-12 September 2019 mendatang.

Kadis Koperasi dan UKM SBB mengalungkan tanda pengenal bagi para peserta.

Kegiatan ini diikuti oleh 90 orang peserta yang terbagi dua masing 50 orang mengikuti kegiatan “Pendidikan dan Pelatihan Perkoperasian Bagi Koperasi dan UMKM” dan 40 lainnya menjadi peserta “Pendidikan dan Pelatihan Kewirausahaan di Bidang Perikanan dan Kelautan”.

Adapun para Peserta ini datang dari berbagai koperasi dan UMKM yang ada di desa-desa dalam wilayah kecamatan Seram Barat Kab. SBB.

Menghadirkan dua narasumber sebagai pembicara, yakni Ruku Ratu Borut, S.Pi, MP selaku Dosen Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) UNPATTI dan Salman Sahmad, S.Pd, MM, dari Dewan Koperasi Indonesia Wilayah Sulawesi Selatan.

Kadiskop UKM SBB berpose bersama dua narasumber.

Mewakili Bupati SBB, kegiatan di buka olah Kepala DISKOP UKM SBB Drs. Lutfi Hehanusa. Dalam sambutannya beliau menyampaikan, “kegiatan ini penting dilaksanakan karena memberikan pendidikan dan motivasi bagi pelaku koperasi di Kabupaten ini, khususnya di kecamatan Seram Barat”.

“Kedepan Koperasi-koperasi mereka ini harus bisa lebih maju dan bisa menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman dengan kemampuan mengakses informasi dan teknologi (IT). Karena Koperasi sekarang sudah harus mengupdate datanya secara online kepada Kementerian Koperasi dan UKM di Jakarta”, sambung Beliau.

Menutup sambutan, dalam harapannya Hehanusa menyampaikan agar kedepannya para peserta ini dapat kembali dan mengembangkan koperasi masing-masing agar menjadi lebih baik, maju dan terarah dalam setiap proses pengelolaannya serta yang terpenting mampu bersaing dalam era kemajuan di saat ini.

Menambahkan apa yang disampaikan Hehanusa, Dosen Dosen FIPK UNPATTI, Ruku Ratu Borut, S.Pi, MP menyampaikan alasan dipilihnya Kab. SBB khususnya Kec. Seram Barat sebagai tempat pelaksanaan, karena daerah ini memiliki potensi sumber daya perikanan dan kelautan yang besar khususnya di bidang perikanan tangkap dan budidaya yang harus dikembangkan.

“Ada komoditi-komoditi unggulan dari daerah ini yang perlu Pemda bekerjasama dengan pihak-pihak lain termasuk Koperasi untuk mengekspos khususnya komoditi-komoditi perikanan. Di daerah teluk Piru, Pulau Osi dan Perairan Kotania sangat potensial dengan budidaya rumput laut, lobster air asin dan ikan kerapu yang sedang dikembangkan di sana”, ungkap Borut.

Senada dengan Borut, Salman Sahmad pun menambahkan “Kabupaten ini sepintas saya lihat sangat subur dengan potensi sumber daya alam yang dimiliki cukup baik, dan aktivitas masyarakat juga bergerak. Tentunya jika ini dapat dikelola secara baik khususnya melalui koperasi, kita berharap kedepannya akan dapat memberi dampak kesejahteraan bagi masyarakat di kabupaten ini”.

LEAVE A REPLY