OPTIMALKAN PENINGKATAN PAD, DISPENDA SBB GELAR SOSIALISASI PAJAK DAERAH

0
97

Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Kabupaten Seram Bagian Barat menggelar Sosialisasi Pajak Daerah Tahun 2018 di Aula Lantai III Kantor Bupati Seram Bagian Barat pagi ini. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Seram Bagian Barat Timotius Akerina, SE, M.Si, Sekertaris Daerah Mansur Tuharea, SH, MM, para Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemkab Seram Bagian Barat, para tokoh agama, dan para pengusaha di Kabupaten Seram Bagian Barat.

Wakil Bupati Timotius Akerina, SE,M.Si dalam sambutannya mengatakan, sosialisasi pajak daerah yang dilakukan saat ini sangat penting guna menyatukan persepsi serta komitmen kita bersama untuk mengoptimalkan pencapaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari pajak secara sistematis, terpadu dan berkesinambungan untuk menunjang proses pembangunan di Kabupaten Seram Bagian Barat.

Keberhasilan berbagai program pembangunan serta pelayanan public, salah satunya ditentukan oleh penerimaan dari sector pajak sebagai salah satu sumber pembiayaannya. Oleh karena itu pajak memegang peranan sangat penting dalam struktur penerimaan Negara maupun daerah. Pajak daerah yang dikelola oleh kabupaten sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2009 tentang pajak daerah dan distribusi daerah pasal 2 ayat 1 dimana ada 11 jenis yaitu pajak hotel, pajak restoran, pajak hiburan, pajak reklame, pajak penerangan jalan, pajak mineral bukan logam dan batuan, pajak parker, pajak air tanah, pajak sarang burung wallet, pajak bumi dan bangunan pedesaan dan perkotaan serta bea perolehan hak atas tanah dan bangunan, lanjutnya.

Dalam penerapannya di Kabupaten Seram Bagian Barat, tiga jenis pajak yaitu pajak parker, pajak sarang burung wallet dan pajak air tanah belum berjalan. Dari jenis pajak yang dikelola daerah yakni pajak yang kelola di daerah yakni pajak hotel, restoran, pajak hiburan, pajak reklame, pajak bumi dan bangunan perdesaan dan perkotaan, pajak mineral bukan logam dan batuan, pajak penerangan jalan, serta bea perolehan hak atas tanah dan bangunan (BPHTB) adalah jenis pajak yang harus dioptimalkan pemerintah daerah guna menunjang proses pembangunan di daerah, katanya lebih lanjut

Mengakhiri sambutannya, Wakil Bupati mengatakan, “Karenanya Kabupaten Seram Bagian Barat memiliki potensi pendapatan asli daerah dari pajak yang cukup besar, namun pada pelaksanaannya pengelolaan pajak daerah di Kabupaten SBB masih belum maksimal. Salah satu faktor utama penyebab rendahnya penerimaan pajak daerah yaitu tingkat pemahaman akan pentingnya membayar pajak yang masih relative rendah sehingga berpengaruh terhadap tingkat kepatuhan wajib pajak atau masyarakat dalam membayar pajak. Mengatasi hal ini tentu bukan sesuatu yang mudah, tetapi juga bukan sesuatu yang mustahil dilakukan. Olehnya itu, saya menyambut baik kegiatan sosialisasi di hari ini, selain diharapkan meningkatkan pemahaman akan pentingnya membayar pajak, juga untuk sarana Evaluasi sekaligus sosialisasi target capaian serta terobosan dalam hal pajak”.

LEAVE A REPLY