Piru: Untuk membangun Sumber Daya Manusia Kabupaten Seram Bagian Barat yang lebih professional dalam mewujudkan kapasitas usaha kecil masyarakat, maka Dinas Perdagangan, Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Seram Bagian Barat melaksanakan Kegiatan Bimbingan Teknis pengolahan hasil laut dan perbengkelan roda dua tahun 2020 di gedung pertemuan piru permai.

Menurut Kepala Dinas Perdagangan, Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Seram Bagian Barat Drs. Soleman Kibas dalam arahannya mengatakan perlaku usaha pengolahan hasil laut dan perbengkelan roda dua di kabupaten SBB sangat banyak sehingga perlu adanya pengelolaan SDM yang baik sehingga memberi dampak penghasilan yang besar bagi pelaku usaha maupun pada daerah.

“Namun disadari pula bahwa kondisi usaha kecil dan menengah ini belum menunjukan kemajuan yang signifikan baik dari segi kelembagaan maupun tingkat produktivitas usaha. hal mendasar yang dihadapi adalah terbatasnya akses kepada sumber daya produktif, seperti permodalan, teknologi, informasi dan pasar. keterbatasan tersedianya dana untuk modal kerja atau investasi telah menyebabkan ukm sulit untuk meningkatkan kapasitas usahanya di samping sulit juga untuk mengembangkan produk yang berdaya saing”, kata Kibas.

Katanya pula, untuk mengatasi masalah tersebut melalui kegiatan bimtek yang dilaksanakan oleh direktorat jendral kementrian ini dapat menumbuh kembangkan para pelaku usaha pada bidang pengolahan hasil laut dan perbengkelan roda dua, di samping kegiatan-kegiatan usaha lainnya dalam pemberdayaan ekonomi kerakyatan sesuai dengan arah kebijakan pemerintah daerah.

“Ada beberapa kebijakan strategi dalam rangka pemberdayaan UKM di Kabupaten SBB diantaranya: Memperkuat sektor perindustrian dan meningkatkan ekonomi di pedesaan. Upaya ini dilakukan mengingat sektor ini memberikan kontribusi yang besar dalam penyerapan tenaga kerja. Memfokuskan pengembangan umkm pada beberapa sektor yang memberikan kontribusi pada peningkatan produktivitas untuk mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang tinggi. Beberapa sektor ekonomi yang menjadi prioritas pengembangan umkm pada sektor industri. Mengembangkan sentra umkm sehingga menjadi klaster umkm yang dinamis. Pengembangan sentra/klaster umkm ini juga sangat strategis dalam rangka peningkatan efektivitas dan efisiensi pemberdayaan UKM. Meningkatkan koordinasi dan sinergi antar lintas pelaku dalam pemberdayaan ukm. Koordinasi dan sinergi ini ditujukan untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas pengalokasian sumber daya yang ada dalam pemberdayaan UKM. Meningkatkan pengetahuan manajerial pada pelaku usaha agar perkembangan ukm menjadi terukur dan terarah.” Tegasnya.

Dirinya juga berharap dengan adanya kegiatan Bimbingan Teknis ini mampu mengatasi permasalahan dalam rangka memberdayakan UKM dan menumbuh kembangkan para wirausaha baru, sehingga diharapkan ke depan akan tumbuh UKM UKM yang berkualitas yang mampu mengelola potensi dan Sumber Daya Alam yang tersedia, sehingga bermanfaat untuk peningkatan kesejahteraan, dan akhirnya dapat mengurangi tingkat pengangguran serta mengurangi angka kemiskinan di wilayah Kabupaten Seram Bagian Barat.

Untuk itu, Kibas sangat berterima kasih kepada Direktorat Jendral Kementrian yang telah melaksanakan kegiatan bimbingan teknis pada pengolahan hasil laut dan perbengkelan roda dua di Kabupaten Seram Bagian Barat. Dan Anggota DPR RI Partai Gerindra yang telah menyalurkan aspirasinya melalui kegiatan pelatihan ini berkolaborasi dengan Kementerian Perindustrian Ri.

“Peserta yang kami siapkan dalam mengikuti pelatihan sebanyak 40 orang yang terdiri dari 20 peserta pengolahan hasil laut dan 20 orang peserta perbengkelan roda dua. kegiatan ini dilaksnakan selama empat hari kedepan semoga dengan kegiatan bimtek ini diharapkan dapat bermanfaat bagi pelaku usaha kedepan dan bisa lebih memberi dampak yang besar pada kabupaten ini”. Harapnya,.

LEAVE A REPLY