PIRU-Dewan Perwakilan Rakyat Daerah dan Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Barat menggelar  Rapat Paripurna guna membahas rancangan awal rencana pembangunan jangka menengah daerah Seram Bagian Barat Tahun 2017-2022. Digedung DPRD Seram Bagian Barat jalan Trans Seram.

Menurut Bupati Seram Bagian Barat, Drs. Moh Yasin Payapo,M.Pd dalam sambutannya mengatakan rencana pembangunan jangka menengah daerah merupakan dokumen perencanaan pembangunan yang menggambarkan proses pelaksanaan pembangunan secara utuh dan terintegrai selama kurun waktu lima tahun dan dijabarkan dalam rencana kerja tahunan pemerintah daerah.

Muatan pokok dari RPJMD bertumbuh pada data actual daerah, permasalahan-permasalahan daerah yang akan diselesaikan baik permasalahan internal maupun eksternal, isu-isu strategis, visi misi kepemimpinan periodesasi lima tahun, arah kebijakan dan strategi pemerintah daerah, ketersediaan dana, indicator kinerja dan rancangan masa transisi.

Sementara itu, RPJMD berdasarkan Undang-Undang nomro 25 Tahun 2004 tentang sistem perencanaan pembangunan Nasional secara lengkap kemudian disusun dengan menggunakan lima pendekatan pokok yaitu; pendekatan teknokratik, yakni perencanaan yang dilakukan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku dan pendekatan penggunaan data yang akurat dan akutabel. Pendekatan politik yang memuat visi misi kepemimpinan periiodesasi lima tahun kedepan. Pendekatan partisipatif yang dilakukan dengan menerima usul-saran, masukan dan kepentingan semua komponen pelaku pembangunan yang relevan dengan visi misi yang ditetapkan. Pendekatan Top-down (atas bawah), yang dilakukan dengan mensinergikan/memaduserasikan keterkaitan perencanaan program/kegiatan dengan RPJMN dan RPJMD Provinsi Maluku. Serta pendekatan Bottom-up (bawah-atas) yang dilakukan dengan mensinergikan keterkaitan perencanaan program/kegiatan terhadap renstra perangkat daerah dan permsalahan maupun isu strategis di tingkat masyarakat.

Katanya pula, muatan pokok kebijakan pemerintah daerah untuk lima tahun kedepan akan diarahkan sesuai dengan visi yang dijiwai oleh semangat kepemimpinan mau bikin bae atau mau kasih bae yaitu dengan mewujudkan masyarakat Seram Bagian Barat yang sejahtera, berbudi pekerti luhur dan berbudaya berbasis potensi ekonomi local.

Visi ini kemudian selanjutnya memberikan penekanan kepada tiga komponen pokok seklaigus disiapkan untuk ukuran keberhasilan pembangunan daerah lima tahun mendatang meliputi; komponen kesejahteraan, budi pekerti serta budaya dengan tetap mempertimbangkan keunggulan kearifan local. Kata bupati.

Untuk itu, bupati berharap agar lewat momentum pembahasan saat ini dapat digunakan untuk memberikan masukan-masukan yang bersifat melengkapi dan menyempurnakan penyusunan RPJMD, sehingga pada saatnya dokumen RPJMD yang ditetapkan dengan peraturan Daerah merupakan dokumen perencanaan pembangunan daerah Kabupaten Seram Bagian Barat yang berkualitas dan dapat dipertanggungjawabkan. Sehingga keterlibatan dan pasrtisipasi para pelaku pembangunan dalam menyempurnakan dokumen ini, menjadi factor lain yang sangat berpengaruh terhadap kualitas dokumen tersebut. Harap Bupati.

LEAVE A REPLY