Bupati Seram Bagian Barat M. Yasin Payapo dalam Dzikir bersama dengan warga Latu, Hualoy dan Tomalehu mengajak warga untuk tetap ikhtiar dalam menghadapi musibah terutama Gempa Bumi yang bisa terjadi kapan saja.

Dzikir bersama tersebut diadakan di dua tempat yang berbeda yakni warga Hualoy dan Tomalehu yang diadakan si Mesjid Raya Hualoy tepatnya selesai Ibadah Ashar pukul 16:00, dan warga Latu di Mesjid Raya Desa Latu pukul pukul 19:00, jumat, 6/12/2019.

Djikir Bersama di Mesjid Raya Hualoy

“Hingga saat ini gempa masih saja terjadi, olehnya itu kita harus senantiasa berikhtiar menghadapi segala musibah yang akan terjadi”, ungkap Payapo.

Dzkir Bersama tersebut merupakan agenda dari Kementrian Agama Kabupaten Seram bagian Barat sebagai respon atas bencana gempa Bumi yang hingga saat ini masih saja terjadi.

Dalam sambutannya Payapo menghimbau agar Dizikir bersama tersebut haruslah menjadi rutinitas warga sebagai proses berserah diri kepada Tuhan dan juga sebagai ikhtiar mendoakan keselamatan bangsa khususnya SBB dari bencana gempa Bumi.

Djikir Bersama di Mesjid Raya Desa Latu

“hal ini kita lakukan dengan harapan agar daerah maupun kita semua terhidar dari musibah apapun”, harap Payapo.

LEAVE A REPLY