Piru – Beberapa bulan terakhir, Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Barat diterpa berbagai isu yang berkembang di media sosial ( Medsos ) , yang dikhawatirkan menimbulkan opini negatif dari publik luar kepada daerah yang bertajuk Saka Mese Nusa ini. Hal ini akan berpengaruh terhadap proses pembangunan dan perkembangan ekonomi masyarakat Seram Bagian Barat ( SBB ), sebab publik luar akan beranggapan bahwa SBB tidak aman sehingga enggan ke SBB untuk berinventasi.

Menyikapi kondisi yang ada, beberapa tokoh Masyarakat Seram Bagian Barat yang tergabung dalam ” Forum Pemerhati Masyarakat Seram Bagian Barat ” angkat bicara. Forum yang terdiri dari berbagai unsur ini ” Mengecam ” oknum-oknum yang mengembangkan isu-isu dimedsos. Mulai dari isu Pemotongan DD-ADD oleh Bupati SBB, isu suap kepada Banggar DPRD SBB, sampai isu yang sampai saat ini masih hangat dimedsos yakni, isu ” Yayasan Yasifa ” .

Burhanudin Tubaka, wartawan dalam acara kopi bareng bersama para tokoh lainnya di Piru Jumat 16/8/2019 mengatakan, dirinya mengharapkan agar opini-opini negatif yang selama ini dialamatkan kepada pemerintah Kabupaten Seram Bagian Barat, dikarenakan akan menimbulkan ketidaknyamanan dan opini buruk terhadap orang luar yang ingin datang ke SBB. ” Saya berharap kepada semua pihak, baik oknum maupaun kelompok yang selama ini membuat isu-isu negatif terhadap pemerintah SBB agar segera dihentikan, karena akan mengganggu proses pembangunan di SBB ” harap Tubaka.

Tubaka Yang juga merupakan Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah ( PDM ) Kabupaten Seram Bagian Barat menyesalkan apa yang dilakukan oleh ortom-ortom Muhammadiyah di Ambon maupun di Jakarta. Menurut Tubaka, Seharusnya teman-teman Ortom Muhammadiyah terlabih dahulu berkoordinasi dengan pihak PDM SBB terkait persoalan-persoalan di SBB sebelum melakukan aksi, terutama menyangkut validasi data. ” Saya sesalkan apa yang dilakukan teman-teman Ortom ( IPM dan IMM ),baik di Ambon maupun di Jakarta. Seharusnya teman-teman melakukan koordinasi terlebih dulu dengan pihak PDM SBB terkait keakuratan dan kebenaran informasi yang mereka terima “, Sesal Ketua PDM SBB ini.

Sementara itu, salah satu tokoh Masyarakat SBB yang tergabung dalam Forum Masyarakat Seram Bagian Barat yakni Zainudin Hitimala mengungkapkan bahwa kondisi yang ada di SBB sangat aman dan sejuk dari semua aspek. Dirinya mengatakan, apa yang sedang berkembang didunia maya saat ini hanya isu-isu yang tidak benar yang diopinikan. ” Saya ingin menyampaikan kepada semua pihak bahwa kondisi SBB saat ini sangat aman dan sejuk , untuk itu bagi siapapun yang ingin datang ke SBB jangan terpengaruh dengan apa yang berkembang di medsos, karena semua itu hanya isu ” ungkap Hitimala.

Lebih lanjut Hitimala juga mengharapkan kepada semua pihak untuk menjaga kesejukan di SBB, agar tidak mengganggu proses pembangunan yang saat ini lagi gencar-gencarnya dilaksanakan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten SBB. ” Saya ingin menghimbau kepada semua pihak, mari sama-sama kita jaga kondisi daerah ini agar tetap sejuk, dengan demikian, proses pembangunan yang sedang gencar-gencarnya dilakukan oleh pemkab SBB tidak terganggu demi kemajuan kita bersama “, harap Hitimala.

Ditempat yang Sama Juman Umasugi saat dimintai tanggapannya menyangkut opini/isu yang dialamatkan kepada Pemkab SBB dimedia sosial beberapa bulan terakhir mengatakan, bahwa apa yang disampaikan baik itu oleh oknum maupun kelompok semuanya tidak benar, karena apa yang disampaikan tidak memiliki bukti yang akurat. ” semua yang disampaikan itu tidaklah benar, karena apa yang dituduhkan ke pemerintah kabupaten itu tidak memiliki bukti yang valid “, kat Juman.

Dengan demikian, Tokoh-tokoh yang tergabung dalam forum Pemerhati Masyarakat Seram Bagian Barat ini, meminta kepada pihak-pihak yang berada diluar Kabupaten Seram Bagian Barat agar segera menghentikan isu-isu negatif tentang pemerintah Kabupaten SBB , dan menghimbau kepada semua pihak agar terlebih dahulu mengkonfirmasi atau melakukan investigasi kebenaran informasi yang diperoleh, baik dari medsos maupun media lainnya.

LEAVE A REPLY