Foto diambil dari website BMKG

Piru- Hari Sabtu, 20 Juli 2019, pukul 06.24 WIB, wilayah Laut Seram Bagian Barat diguncang gempa bumi tektonik. Hasil analisis BMKG menunjukkan informasi awal gempa bumi ini berkekuatan 5,0 M. Episenter gempa bumi terletak pada titik koordinat 2,76 LS dan 128,13 BT, atau tepatnya berlokasi tepat di laut jarak 34 km arah barat laut Kabupaten Seram Bagian Barat Desa piru, Propinsi Maluku pada kedalaman 10 km dibawah permukaan bumi.

Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal yaitu gempa bumi yang hiposentrumnya berada kurang dari 60 km dari permukaan bumi.

Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi di wilayah Laut Kabupaten Seram Bagian Barat, dibangkitkan oleh deformasi batuan dengan mekanisme pergeseran lempeng-lempeng plat tektonik secara mendadak yang mempunyai kekuatan dari yang sangat kecil hingga yang sangat besar.

Guncangan gempa bumi ini dilaporkan dirasakan di daerah Pulau Seram, Masohi dan sekitarnya. Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi di laut seram bagian barat ini, tidak berpotensi tsunami.

Foto diambil dari website BMKG

Hingga pukul 7.50 WIB, Hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan (aftershock). Tetapi BMKG menyarankan kepada masyarakat agar berhati-hati  terhadap gempabumi susulan yang mungkin saja terjadi.

Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi (Instagram/Twitter @infoBMKG), website (http://www.bmkg.go.id atau inatews.bmkg.go.id), atau melalui Mobile Apps (IOS dan Android): wrs-bmkg (user pemda ,pwd pemda-bmkg) atau infobmkg.

Kepada masyarakat dihimbau agar waspada dan tenang agar tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

LEAVE A REPLY