Piru-Dalam rangka penanaman Pohon Mangruf atau pohon Bakao atau yang biasa di sapa dalam dialek ambon tongke-tongke serta dalam rangka kegiatan pengobatan gratis oleh Tim Dokter Polda Maluku serta dengan tujuan promosi lokasi wisata ke kanca Nasional bahkan sampai dunia.

Kapolda Maluku Irjen Pol. Drs.Royke. Lumowa.MM, bersama Wakapolda Maluku Brig Jen Pol Teguh Sarwono Sik, serta Kabid Humas Polda dan jajarannya serta Kabinda Maluku serta Kasdam XVI Patimura dan seluruh jajarannya hanya dengan bersepeda dari kota ambon menuju pulau Osi.

Peserta dalam rombongan tersebut berjumlah 150 orang yang tergolong dalam kelompok bersepeda bersama Kapolda Maluku dan Kabinda serta Kasdam serta jajarannya.

Jarak tempuh yang di tempuh dengan menggunakan sepeda dari arah Waipirit sampai ke Pulau Osi sejauh 87 km, dengan jalan yang berliku-liku serta penuh terjal bahkan pendakian yang cukup tinggi, mengakibatkan beberapa di antara rombongan bersepeda itu merasakan kelelahan.

Sesampainya di Pulau Osi ada hal penting yang di buat oleh Tim Sepeda Kapolda Maluku bersama rombongan yakni memberikan sumbangan kepada tiga unsur pemuda di
Pulau Osi dengan memberikan sejumlah alat olah raga yakni Bola Kaki untuk gawang mini dan juga bola volly.

Yang menjadi acara puncaknya ialah penanaman pohon mangruf atau Bakau atau bahasa tren orang maluku ialah tongke-tongkeh oleh Kapolda Maluku, Kasdam XVI Pattimura, waka Polda Maluku, Kabinda Maluku, serta Kapolres SBB, Sekda SBB Mansur Tuharea.SH, dan tak kala pentingnya hadir juga dalam penanaman pohon tersebut M Yasin Payapo.MPd selaku Bupati Seram Bagian Barat.

Saat di wawancarai media ini Kombes Pol Drs. Muhamad Rum Ohairat kepada media Sabtu 22/6/2019 menjelaskan bahwa tujuan bersepeda ke Pulau Osi dalam gabungan tim besar Polda Maluku, TNI-AD dan TNI-AL adalah semata-mata selain untuk sebuah kebugaran namun tujuan intinya ialah untuk mempromosikan Pulau Osi sebagai ajang Pariwisata ke tingkat Nasional, serta juga mempunyai tujuan agar selalu mendekatkan diri dengan Masyarakat.

Untuk bisa ke Pulau Osi harus melewati Jembatan Kayu terpanjang di Maluku dan mungkin bahkan terpanjang di Indonesia sepanjang 3 km, dan di atas jembatan penuh dengan berbagai panorama indah serta keunikan alam sekitar.
Dikutip dari (koranpemberitaankorupsimaluku).

LEAVE A REPLY